Cinta diundang oleh nur yang ada di hati.
Nur itu tidak akan ada selagi ego masih ada di jiwa.
Susurilah cinta yang hilang di jalan iman.
Buanglah kerikil ego yang menghalang.
Ego hanya membina tembok pemisah di antara dua hati
Mujahadahlah sekuat-kuatnya menentang ego
Bisikan selalu di hati,
Allah cintakan orang yang merendah diri
Allah benci orang yang tinggi diri.
Pandanglah pasangan kita sebagai sahabat yang paling rapat
Kita dan dia hakikatnya satu
Ya, hati kita masih dua, tetapi dengan iman ia menjadi satu
Bukan satu dari segi bilangannya, tetapi satu dari segi rasa.
Sebab itu sering diungkapkan, antara makhluk dengan makhluk mesti ada Khalik
yang menyatukan.
Ingat, hanya dengan iman, takbur akan luntur, cinta akan subur!
Maafkan aku wahai suamiku
Kadang-kadang aku rasa akulah
Isteri yang terlalu banyak menerima
Sedangkan engkau tak pernah meminta
Kadang-kadang aku rasa
Akulah isteri yang baru terjaga
Sedangkan engkau tak pernah terlena
Kadang-kadang ku bersuara tanpa berfikir
semua perkataan ku menjadi salah
Datanglah ke sini dan pegang tangan ku
Sementara ku cerita kehidupan isteri
Ku mohon kau mengerti
Kadang-kadang ku sakiti hati mu
Bila ku tolak sentuhan mu
Bukan bermaksud aku kurang menyayangi mu…
Kadang-kadang aku berubah pada pandangan mu
Tapi sayang, itu tidak benar
Tiada apa yang paling ku hargai
Daripada kehidupan manis bersama mu
Kadang-kadang ku pikir sejuta tahun
Adalah terlalu singkat
Hanya satu kata yg ingin ku ucap betapa sayangnya aku
Betapa syukurnya aku…
kau pelindung ku
Yang Allah ciptakan untukku
Terimalah aku apa adanya
Krn setiap hari bersamamu
Aku belajar menjadi yg terbaik untukmu
No comments:
Post a Comment