Showing posts with label Semua Tentang Pacaran. Show all posts
Showing posts with label Semua Tentang Pacaran. Show all posts
Tuesday, June 4, 2013
Jangan Menghakimi Kegalauan Orang Lain
Siapapun orangnya tentu pernah merasakan galau termasuk diri kita sendiri. Banyak cara untuk mengekspresikan rasa galau, bisa melalui status-status melankolis yang berbau persepsi, atau bahkan curhat kepada sesama teman tentang kondisi ataupun suasana hatinya.
Penilaian akan suatu kegalauan seseorang akan muncul manakala timbul suatu persepsi. Persepsi merupakan ekspersi penilain orang dari sudut pandang tertentu. Kadang kala kita begitu mudah untuk menilai seseorang galau, padahal bisa jadi diri kita sendiri yang sebenarnya sedang dilanda kegalauan yang teramat sangat.
Setiap orang berhak untuk merasakan galau, namun tidak semua orang berhak untuk menghakimi kegalauan orang lain. Maksudnya adalah ketika ada kondisi dimana seorang sahabat kita sendiri sedang dilanda kegalauan, maka tak seharusnyalah kita menghakiminya dengan menyebarkan informasi kegalauan sahabat kita ini kepada orang lain. Karena ketika kita sering menghakimi kegalauan orang lain, bisa jadi efek kegalauan itu akan menjadi boomerang untuk menyerang balik kepada kita.
Sebuah sindiran pun bisa jadi implementasi dari rasa ingin menghakimi kegalauan orang lain, biasanya sindiran ini berupa ungkapan penilaian kegalauan seseorang melalui bahasa kiasan yang tidak secara langsung ditujukan kepada objek galau itu sendiri. Menghakimi kegalauan orang lain tidak akan mampu memberikan nilai manfaat yang berarti bagi diri kita dan orang lain. Karena sungguh menghakimi kegalauan orang lain hanya akan berdampak buruk bagi yang menghakimi dan yang dihakimi kegalauannya.
Bukanlah tugas kita untuk melarang seseorang untuk galau, karena tugas kita hanyalah memberikan saran dan masukan agar galaulah pada tempatnya. Ya, galaulah pada tempatnya sehingga kita bisa menemukan jawaban atau solusi atas setiap kegalauan yang melanda kita.
Galau bukan untuk dihakimi, galau juga bukan untuk disebar luaskan agar orang berbelas kasihan kepada kita, galau pun bukan untuk didramatisir layaknya sinetron ataupun telenovela. Maka mulai saat ini stop dan berhentilah untuk menghakimi kegalauan orang lain, lihatlah ke dalam cermin diri kita, bisa jadi ada butiran-butiran bahkan serpihan kegalauan yang ada di dalam diri kita yang tidak kita ketahui.
Dan sebaik-baiknya tempat untuk mengobati kegalauan kita adalah dengan mengadukan semuanya kapada Allah SWT Yang Maha Melihat dan Maha Menatap setiap isi hati kita. Karena Allah lah yang punya obat atas setap kegalauan kita.
Don’t Galau Be Happy…
Ngomporin Nikah Muda
### Nikah kok pake nunggu ngumpulin modal, emang mau buka toko!. Nikah kok nunggu mapan, nunggu kaya, nunggu sejahtera. Kebalik tuh. Segera nikah, biar segera dimapankan, dikayakan, disejahterakan :)
"Tapi saya masih belum lulus kuliah mas?".
### Emang sejak kapan rukun nikah pake ijasah?.
"Saya belum punya kerja
an tetap mas?".
### Nggak penting itu punya pekerjaan tetap, yg penting tetap punya penghasilan :)
"Padahal rencana saya nikah umur 30-an gitu mas"
### Coba deh diitung2, umpama cowok nikah usia 30. Anaknya lulus kuliah udah berapa tuh usia sang bapak?. Yup, lebih dari 50 taun. Kalo nikahnya umur 20?. Usia 40-an sudah bisa gendong cucu tuh :)
"Apa sih mas perbedaan besar antara pacaran dg nikah?"
Pacaran? Rawan maksiat. Nikah? Rawan rahmat :)
"Nikah muda itu bahaya lho mas, psikis pasangan muda kan labil?".
### Mangkanya buruan nikah, biar segera stabil :)
"Masak putus? Pacar saya udah sayang banget ma saya mas".
### Buat kalian yg masih melihara pacar, katakan pada pacar kalian, "Bukti cinta sejati bukan "I love you", tapi "qobiltu" :)
"Mas, saya nunda nikah karena belum siap dari segi finansial?".
### Lho, kenapa nikahnya yg ditunda, kenapa nggak finansialnya aja yg dipercepat? :)
Status ngomporin nikah ntar lagi dilanjut ya. Istri ngajak jalan2 lagi nih :)
### Oh ya, jalan2 sama istri itu ngoleksi pahala, lho. Kalo sama pacar? Jawab sendiri dah :)
"Cieee, si mas mentang2 udah nikaaah :)"
### Cieee, mentang2 yg belum berani nikaaah :)
"Apa sih mas enaknya nikah muda?"
### Bocoran nih ya, ibu saya dulu nikah usia 17 taun, sekarang di usia beliau yg baru 42 taun, beliau udah tenang, karena anak2nya dah lulus kuliah, bahkan anaknya yg paling imut nih dah berani berumahtangga, hehe :)
"Nikah muda itu bahaya lho mas. Rawan perceraian, karena kondisi emosional, finansial, psikis, anak muda masih labil. Nikah muda itu rawan lho mas. Bayi yg lahir oleh pasangan muda itu bla bla bla".
### Udahlah, jangan banyak alesan, diketawain sama ibu saya tuh :)
"Saya sering liat ada orang dewasa yg nggak nikah2?"
### Lelaki dewasa yg belum juga berani nikah kemungkinannya hanya 2: terlalu banyak maksiat, atau kejantanannya perlu dipertanyakan :). Udahlah, daripada tersinggung, mending berubah :)
"Jangankan nafkahin istri, nafkahin diri sendiri saja belum bisa!".
### Hah? Usia mudanya dipake ngapain aja tuh?.
"Mas, saya pingin membahagiakan ortu dulu. Masak baru lulus, baru kerja, langsung minta nikah?".
### Hey, bukankah lebih keren kalo kita membahagiakan ortu, istri, juga mertua sekaligus?.
"Saya mau fokus di karir dulu mas".
### Astaghfirullah, masih nggak percaya juga dg firman Tuhan?. Nikah itu ngundang rezeki, bukan malah menghambatnya. Udahlah, pokoknya orang keren adalah orang yg nggak suka cari2 alasan :)
"Mas, modal nikah itu berapa sih?"
### Seringan mungkin. Sesederhana mungkin. Muslimah mulia adalah yg ringan maharnya. Resepsi, sesederhana mungkin. Undangan, sehemat mungkin. Jangan boroskan duit di resepsi.
"Mas, adakah penelitian yg membuktikan nikah bikin kaya?"
### Buanyak. Mangkanya sempetin baca buku, nggak baca status doank :)
"Kenapa ada yg usai nikah tapi hidupnya malah berantakan?"
### Yg usai nikah dan lebih bahagia juga membludak. Jadi yg salah bukan nikahnya, tapi faktor orangnya :)
"Kenapa kita lebih disaranin nikah muda?"
Biar agama kita disempurnakan oleh Tuhan di usia kita yg semuda mungkin :)
"Kalo belum ketemu jodoh gimana, mas?"
sebagamana rezeki, begitulah jodoh. Rezeki memang ditangan Tuhan, tapi kalo nggak dijemput ya bakal ditangan Tuhan teruuus :)
"Lha cara jemput jodoh itu gimana mas?"
Gitu masih ditanyain? Ckckckck.. katanya udah gedhe :)
"Kenapa sih mas dari kemaren ngomporin nikah muda?".
Karena saya pingin anak2 muda sebahagia kami, hehe.
"Boro2 nikah, kuliah aja nggak lulus2. Boro2 nikah, kerja aja nggak dapet2. Boro2 nikah, usaha aja nggak jalan2. Boro2 nikah, ortu aja belum ngizinin. Boro2 nikah, jodoh aja nggak dapet2".
### Ini nih pikiran anak muda yg pesimis. Asal tahu saja nih ya, di luar sana ada banyak banget yg nikah tapi kuliahnya makin lancar, yg nikah dan karirnya makin cepat, yg nikah dan usahanya makin melejit, yg masih muda tapi dapat jodoh yg hebat, yg masih muda tapi udah diizinin ortunya nikah. Kira2 apa yg bedain kalian dg mereka?. Bener, mereka kreatif cari solusi, bukan cuma kreatif cari alesan :). Mereka semangat cari jalan keluar, bukan cuma bisa ngeluh sambil fb-an :)
"Aduh, mas, puasa2 gini ngomporin nikah :)"
### Karena puasa itu nikmat banget. Yg dah nikah, sahur dibangunin istri. Yg belom nikah? Betah amat bertaun2 dibangunin alarm :). Yg dah nikah, terawih berjalan ke mesjid bareng istri. Yg belom? Kaciiiaaan :). Yg dah nikah, buka masakan istri. Yg belom? Betah amat seumur2 nasi bungkusan :). Yg dah nikah, pas tilawah, ada yg dengerin, ada yg nyimak, ada yg benerin. Pas tidur, ada yg nemenin. Pas sedih, ada yg dicurhatin. Pas nangis, ada pundak tempat bersandar. *Ciyeee.. :) Daripada pingin, buruan berbenah, dan segera nikah muda :)
Nikah ituuuu, menenangkan. Juga menyenangkan. Beneran. Apalagi nikah muda, beuuh, serasa kayak pacaran. Tapi ini pacarannya keren, pacaran setelah pernikahan :)
Daripada protes, daripada tersinggung, daripada panas, daripada pingin, mending berbenah, mending berubah, mending berdoa, semoga bisa tergapai cita-cita nikah muda :)
created by : Ahmad Rifa'i Rif'an (Penulis buku Allah Inilah Proposal Cintaku)
Jangan Cari Jodoh Di Dunia Maya, Keshalihannya Belum Tentu Nyata
Umumnya dilakukan oleh yang kurang imannya
Mungkin awalnya tidak bermaksud mencari jodoh, akan tetapi lemahnya iman yang membuatnya bermudah-mudah berhubungan dengan hubungan yang tidak halal, padahal mereka sudah mengetahui ilmunya. Inilah fenomena yang sering terjadi belakangan ini, wanita dibalik hijabnya yang tertutup rapat tetapi hijab kehormatannya tidak tertutup dibalik e-mail,inbox FB, dan SMS. Begitu juga dengan laki-laki dengan penisbatan mereka kepada, “as-salafi”, “al-atsari” dengan hiasan-hiasan status dan link berbau syar’i, akan tetapi sikap dan wara’-nya tidak menunjukkan demikian.
Hubungan laki-laki dengan wanita yang berujung cinta adalah kebahagian hati terbesar bagi manusia terutama pemuda, lebih-lebih bagi mereka yang belum pernah mecicipi sama sekali. Maka ketika bisa merasakan pertama kali sebagaimana berbuka puasa, sangat nikmat dan bahagia.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
للصائم فرحتان : فرحة عند فطره و فرحة عند لقاء ربه
“Orang yang berpuasa memiliki 2 kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya kelak” (HR. Muslim, no.1151)
Mereka yang sudah paham tentu tidak leluasa melakukannya di dunia nyata, baik karena tidak ada kesempatan ataupun malu jika ketahuan. Akan tetapi kedua hal ini hilang ketika berkecimpung di dunia maya. Mulai dari cara halus dengan menyindir dan tersirat ke arah cinta tak halal sampai dengan cara terang-terangan. Ketika mereka merasakan nikmat perasaan cinta yang berbunga-bungan maka lemahnya iman tidak bisa membendung sebagaimana berbuka puasa. Sehingga terjalinlah cinta yang tidak diperkenankan syariat bahkan sampai ke arah pernikahan.
Terkesan shalih dan shalihah di dunia maya
Jangan langsung terburu-buru menilai seseorang alim atau shalih hanya karena melihat aktifitasnya di dunia maya. Sering meng-update status-status agama, menaut link-link agama dan terlihat sangat peduli dengan dakwah.
Hal ini belum tentu dan tidak menjadi tolak ukur keshalihan seseorang.
Dan apa yang ada di dunia maya adalah teori, bukan praktek langsung.
Bisa jadi sesorang sering menulis status agama, menaut link syar’i tetapi malah mereka tidak melaksanakannya dan melanggarnya, apalagi ada beberpa orang yang bisa menjaga image alim di dunia maya, pandai merangkai kata, pandai menjaga diri dan pandai memilih kata-kata yang bisa memukai banyak orang
Tolak ukur kita bisa menilai keshalihan seseorang secara dzahir adalah takwa dan aklaknya yang terkadang langsung bisa kita nilai dan melihatnya di dunia nyata, bukan menilai semata-mata bagaimana teorinya saja di dunia maya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
“Bertakwalah kepada Allah di mana saja engkau berada. Iringilah kejelekan dengan kebaikan niscaya ia akan menghapuskan kejelekan tersebut dan berakhlaklah dengan manusia dengan akhlak yang baik.” (HR. Tirmidzi no. 1987 dan Ahmad 5/153. Abu ‘Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’diy rahimahullahu menjelaskan hadist ini,
فمن اتقى الله و حقق تقواه, و خالق الناس غلى اختلاف طبقاتهم بالخلق الحسن
: فقد جاز لخير كله, لآنه قام بجق الله و حقوق الغباد,
ولآنه كان من المحسنين في عبادة الله, المحسنين إلى عباد الله
“Barangsiapa bertakwa kepada Alloh, merealisasikan ketakwaannya dan berakhlak kepada manusia -sesuai dengan perbedaan tingkatan mereka- dengan akhlak yang baik, maka ia medapatkan kebaikan seluruhnya, karena ia menunaikan hak hak Alloh dan Hamba-Nya. [Bahjatu Qulubil Abror hal 62, cetakan pertama, Darul Kutubil ‘ilmiyah]
Tidak amanah ilmiyah
Ada juga yang ingin nampak alim dan berilmu di dunia maya dengan niat yang tidak ikhlas [Alhamdulillah ini cukup sedikit]. Selain cara-cara di atas seperti update status agama setiap jam, menaut link beberapa kali sehari, membuat note setiap hari [waktunya sangat terbuang di dunia maya]. Ada cara lainnya yaitu tidak melakukan amanat ilmiyah misalnya:
-membuat note hampir tiap hari dengan copas dari tulisan orang lain tetapi tidak mencantumkan sumber sehingga orang menyangka dia yang menulisnya
-membuat note dengan copas dari tulisan lainnya, kemudian mengubah-ubah sedkit atau menambah komentar sedikit kemudian menisbatkan tulisan pada dirinya.
Dan masih banyak contoh yang lainnya, silahkan baca Menunaikan Amanah Ilmiyah dan Jujur Dalam Tulisan
Maka tidak heran ada yang mengaku pernah bertemu dengan seseorang yang di dunia maya terkesan sangat alim dan berilmu. Namun tatkala bertemu di dunia nyata, ternyata ia jauh dari apa yang ia sandiwarakan di dunia maya. Jauh dari ilmu, akhlak dan takwa.
Perlu husnudzan juga
Kita perlu mengedapankan husnudzon juga, karena ada mereka yang memang kerjanya berhubungan dengan dunia internet seperti ahli IT dan berdagang via internet. Jadi mereka sangat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdakwah mengingat sekarang dunia maya sangat digandrungi oleh masyarakat dunia. Sebaiknya kita jangan berburuk sangka kepada mereka dengan mengira sok alim, sok update status bahasa arab, sok serba syar’i dan sok suci. Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيراً مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ
Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka (kecurigaan), karena sebagian dari prasangka itu dosa. (QS al-Hujuraat: 12)
Kita juga perlu melihat panutan para ulama dan ustadz, mereka lebih sibuk dan lebih memprioritaskan dengan ilmu dan dakwah di dunia nyata, karena kita hidup di dunia nyata. Ilmu dan dakwah di dunia maya adalah prioritas kemudian setelah ilmu dan dakwah di dunia nyata.
Terperdaya dengan cinta dunia maya
Dan mereka yang tidak kuat imannya, terperdaya sekaligus dengan hubungan tak halal yang mereka lakukan, mereka sudah terperangkap cinta. maka semakin lengkap sudah, mereka melihatnya sebagai sebuah keindahan tiada tara sampai-sampai menutup beberapa kekurangan yang harusnya menjadi pertimbangan paling terdepan yaitu agama dan ahklak.
Keindahan bisa membuat jatuh cinta…
Dan cinta bisa membuat segalanya menjadi indah…
Seorang penyair berkata,
هويتك إذ عينى عليها غشاوة … فلما انجلت قطعت نفسي ألومها
“Kecintaanku kepadamu menutup mataku
Namun ketika terlepas cintaku, semua aibmu menampakkan diri”
[[Al-Jawabul Kaafi 214, Darul Ma’rifah, cetakan pertama, Asy-Syamilah]Inilah salah satu yang dikhawatirkan, karena cinta sudah menancap tidak peduli lagi, padahal kenal hanya di dunia maya, kemudian memutuskan untuk ketemu, ta’aruf ala kadar dan menikah. untuk mengetahui bagaimana kehidupan dunianya saja sulit, bagaimana wajah aslinya [walaupun tukar foto, maka foto sekarang bisa berbalik 180 derajat dengan aslinya], bagaimana masa depannya dan bagaimana tanggung jawabnya, apalagi untuk mengetahui agama dan akhlaknya yang menjadi prioritas utama, walaupun terkesan shalih tetapi sekali lagi itu hanya di dunia maya, belum tentu.
Wanita korban utama
Jelas wanita yang lebih menjadi korban, karena wanita umumnya memiliki hati yang lemah, lemah dengan pujian, lemah dengan perhatian, lemah dengan kata-kata puitis. Bisa kita lihat di berita-berita bagaiaman wanita tidak sedikit yang menjadi korban, baik korban kejahatan, pelecehan seksual sampai pemerkosaan oleh teman yang ia kenal di dunia maya.
Begitu juga dengan wanita penuntut ilmu agama, mengingat pentingnya agama dan akhlak suami, sampai-sampai ada yang berkata, “agama istri mengikuti suaminya, jika ada wanita yang multazimah menikah dengan laki-laki yahudi, maka ia akan terpengaruh”. Jika wanita tersebut terjerumus dengan cinta di dunia maya dan sudah tertancap cinta dan sudah tertutup kekurangan laki-laki tersebut dengan cinta buta.
Sebagaimana kisah nyata yang kami dapatkan, mereka berdua kenal di dunia maya, kemudian sang laki-laki dari kota yang jauh menyebrang dua pulau datang untuk bertemu ke kota wanita tersebut.
Maka sang wanita yang sudah terperangkap cinta, langsung “klepek-klepek” dengan sedikit pengorbanan laki-laki tersebut dan langsung ingin menikah. Padahal lak-laki tersebut, wajahnya kurang, porsi tubuh juga kurang, ilmu agama juga belum jelas, dan masa depan juga masih belum jelas karena hanya lulusan SMA. [Semoga mereka berdua bertaubat dan selalu berada dalam penjagaan Allah, Amin]
Jangan memulai sesuatu yang suci dengan kemurkaan Allah
Pernikahan dan membangun rumah tangga adalah sesuatu yang suci dan anjuran syariat. Dari pernikahan berawal segala sesuatu dan mengubah kehidupan seseorang dengan perubahan yang besar. Kemudian dari pernikahan lahirnya manusia, lahirlah masyarakat dan lahir berbagai perihal kehidupan. Maka janganlah kita memulainya dengan kemurkaan dan ketidakridhaan dari Allah.
Jangan kita mulai dengan hubungan yang tidak halal. Karena ia adalah dasar dan pondasinya.
Hendaklah yakin dengan janji Allah dan bersabar dengan ta’aruf yang syar’i, perbaiki diri dan tingkatkan kualitas ilmu, iman, akhlak dan takwa maka kita akan mendapat pasangan yang baik. Allah Ta’ala berfirman,
الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ
“Wanita-wanita yang keji untuk laki-laki yang keji. Dan laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji pula. Wanita-wanita yang baik untuk laki-laki yang baik. Dan laki-laki yang baik untuk wanita-wanita yang baik pula.” (QS. An Nur: 26)
Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.
Disempurnakan di Lombok, pulau seribu masjid
6 Shafar 1432 H, Bertepatan 31 Desember 2011
Penyusun: Raehanul Bahraen
Artikel http//muslimafiyah.com
Hayoo, Itu Cinta Ato Nafsu ?
Jrengg!! jreng!! jrenggg!!! yeah tema kita kali nie adalah tentang
jatuh cinta. Yups semua orang yang ngaku normal pasti pernah ngerasain
jatuh cinta. Buat yang blon tau tentang kronologisnya jatuh cinta, nich
kita kasih info.
Orang jatuh cinta tuh katanya serasa dunia lagi musim gugur terus, innnnnnndaaahhh banget. Kalo tiba- tiba ketemu sama pujaan hati, beuh deg.. deg.. rasanya selangit boss. May be kalo di rongsen plus USG, tuh jantung kecepatannya dah 1000km/jam. Matanya jadi brubah bentuk alias jadi yang pada bentuk hati bgono. Bener- bener ajaib dah pren. Indikasi yang lain yaitu pengeen bener slalu deket- deket ama yang di sayang. Kalo perlu tuh rumah dia dipasangin semacam gelindingan, jadi biar gampang mindahinnya supaya bisa deket terus ama dia. Trus yang pada jatuh cinta biasanya suka senyum- senyum sendiri, nyanyi nyanyi sendiri, nggak pduli dah lagi dijalan ato dimana, hayuk ajah. padahal nggak da tuh sarafnya yang lagi kejepit tau`.
Eiits, anda- tanda keanehan jatuh cinta nggak bhenti ampe situ. Berdasarkan data en nara sumber para korban penyakit cinta, alah, orang yang kena virus ini selain pengen selalu deket biasanya pengen selalu denger suara gebetan yang disayang ituh. Pas ngemenk- ngemenk di telpon biasanya lamaaa banget. Pembicaraannya pun nggak jelas ngebahas apaan. Pokoknya semua yang ada di otak, itulah yang dibicarakan. May be saking lamanya, kambing tetangga sampai melahirkan nggak kan pada nyadar kali`.
Nah, kalo dah pada cape telepon, ganti jurus tuh, pke sms an, mpe jempolnya pada berotot, hihi…
Wow ajaib !!
Waahh, jangan kaget mament.!! Emang kya gitu kalo lagi jatuh cinta, kya kesihir emang, en bener- bener jadi aneh!!
Tapi nih yang rada ngeri bener, dont try this at home yach. sekalinya orang yang kita sayang itu nolak cinta kita, dueerrr!! rasanya kya disambar petir disiang bolonng, rasanya pengen membumi hanguskan semua yang ada. (Lebay!!)…ih sirius tau`!!!. nangisnya kalo perlu ampe lima ember, belon lagih sedihnya yang mendayu- dayu. Nah Loh! Tragedi inilah yang paling mengerikan. badan keker juga nggak ngaruh pren, yang ada malah dulu kuat sekarang jadi ceking cengeng, dimana penampilan trendy jadi bener- bener berubah klasik (baca : tua), pokoknya drastis banget dah. Tuh semua karena manisnya kata-kata cinta berubah jadi pahitnya empedu kebencian (ooo00wwWW…. owww..oooowww!!!)
Heran deh ampe segitunya ya orang jatuh cinta. Eh tapi kalo dipikir- pikir sebenarnya apa sih tujuan mereka ampe ngelakuin hal yang ajaiib itu. KIra- kira nich, kalo yang pada nembak tuh trus ditrima, trus klanjutannya kya gimana sih?. Sebagian besar sih ngejawab, yah jalanin ajah dulu. Maksudnya pacaran ajah dulu. Lagian masih muda inih kan. Kan nggak buru- buru mau nikah juga kan.
Ringaan bener yach. Padahal sebenarnya, tuch cuman pikiran pendek yang nggak berdasar pren. Asli`!! widiiwwww, kenyataan yang ada sekarang niy gawat bener pren.
Berdasarkan data en nara sumber cewek cowok yang pacaran, ternyata yang ada yaitu 2.5nya kilap alias napsu sisanya 0.5 kali yang cinta, itu juga masih berat kotor pren. Yang bersihnya nggak tau tuh tinggal berapa? tanya aja mereka. Ato kalo kamu sendiri juga seperti mereka, coba tanya ajah ma diri sendiri (hayooo pada jujur yach!!)
Pada masih ingat nggak sama perintah Allah di Alquran, `Dan janganlah kamu mendekati zina, karena sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan jalan yang buruk (QS.l7:32). Nah lo, deket-deket ajah nggak boleh, apalagi ampe keperosok jauh ke dalam. Naudzubillah..
Allah ngelarang kita bebuat sesuatu pasti bakal ada maksud baeknya. Nggak percaya? nich buktinya. Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasiaonal (BKKBN) di tahun 2010 diperkirakan setiap tahun jumlah aborsi di Indonesia mencapai 2,4 juta. Ironisnya 800 ribu diantaranya terjadi di kalangan remaja. En kebanyakan semua tu kejadian dpake dalih cinta. Ya Allah, cinta macam apa tuh kalo malah nyakitin, ngerusak en ngebuat semua jadi malu, marah, sakit, sedih, dsb, dll
Ada yang bilang, yah mo zina ato nggak kan tergantung orangnya. tapi pertanyaannya siapa yang bakal bisa ngejamin kalo setan nggak ikut campur en jadi pihak ketiga?. Kan mereka datang tak dijemput pulang nggak dianter kan.
Nah dari pada sibuk menebak- nebak yang nggak jelas mendingan kita fokus ma yang baek- baek aja dulu deh. baca bentaran yuk yang ini,
“Dan Adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, Maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggal(nya).” (QS An-Nazi’at : 40-41)
Mau ga mau hidup emang kudu pake aturan pren, nah di rumah ortu ajah kalo kadang nggak ikut aturan mereka bisa- bisa panci melayang nyasar ke kita, apalagih di dunia yang semua muanya jadi hak milik Allah, karena emang Allah yang buat. Kita mah cuman sekedar hamba ajah.
Jadi, buat kamu yang masih punya masalah ama yang namanya cinta, jangan kecil hati dulu. Mencintai tuh nggak salah kok, malah manusiawi banget. Nich bkan masalah cintanya pren, tapi kamu punya kualitas cinta jangan cuman yang kelas bulu donk. Buat cinta kamu tuh begitu berharga sehingga hanya pantas kamu persembahkan kepada yang emang berharga. Jangan silau ma yang namanya cinta dunia en cinta buta.
Cinta tuh jelas beda ma nafsu en maksiat, apalagi zina.
Karena semua digaransi hanya bakal ngebuat hidup kamu tambah ribet en semrawut kya rambut kusut. Mangkanya kamu kudu ati ati jangan ampe salah melangkah en cinta yang awalnya anugrah malah menjadi nafsu yang nggak pke arah. Yang susah tar ujung- ujungnya juga kita juga kok.
So, akhiri semua imaginasi kamu en ketidak jelasan `cinta` yang kamu punya tuh sebelum semuanya terlambat dan mencemari lingkungan sekitar. Sante ajah, semua bakal ada waktunya. Yang penting jaga keindahan dan ketulusannya biar selalu en tetep selalu utuh dan kelihatan indah. Good luck yow!!
Sumber:Voa-islam.com
Orang jatuh cinta tuh katanya serasa dunia lagi musim gugur terus, innnnnnndaaahhh banget. Kalo tiba- tiba ketemu sama pujaan hati, beuh deg.. deg.. rasanya selangit boss. May be kalo di rongsen plus USG, tuh jantung kecepatannya dah 1000km/jam. Matanya jadi brubah bentuk alias jadi yang pada bentuk hati bgono. Bener- bener ajaib dah pren. Indikasi yang lain yaitu pengeen bener slalu deket- deket ama yang di sayang. Kalo perlu tuh rumah dia dipasangin semacam gelindingan, jadi biar gampang mindahinnya supaya bisa deket terus ama dia. Trus yang pada jatuh cinta biasanya suka senyum- senyum sendiri, nyanyi nyanyi sendiri, nggak pduli dah lagi dijalan ato dimana, hayuk ajah. padahal nggak da tuh sarafnya yang lagi kejepit tau`.
Eiits, anda- tanda keanehan jatuh cinta nggak bhenti ampe situ. Berdasarkan data en nara sumber para korban penyakit cinta, alah, orang yang kena virus ini selain pengen selalu deket biasanya pengen selalu denger suara gebetan yang disayang ituh. Pas ngemenk- ngemenk di telpon biasanya lamaaa banget. Pembicaraannya pun nggak jelas ngebahas apaan. Pokoknya semua yang ada di otak, itulah yang dibicarakan. May be saking lamanya, kambing tetangga sampai melahirkan nggak kan pada nyadar kali`.
Nah, kalo dah pada cape telepon, ganti jurus tuh, pke sms an, mpe jempolnya pada berotot, hihi…
Wow ajaib !!
Waahh, jangan kaget mament.!! Emang kya gitu kalo lagi jatuh cinta, kya kesihir emang, en bener- bener jadi aneh!!
Tapi nih yang rada ngeri bener, dont try this at home yach. sekalinya orang yang kita sayang itu nolak cinta kita, dueerrr!! rasanya kya disambar petir disiang bolonng, rasanya pengen membumi hanguskan semua yang ada. (Lebay!!)…ih sirius tau`!!!. nangisnya kalo perlu ampe lima ember, belon lagih sedihnya yang mendayu- dayu. Nah Loh! Tragedi inilah yang paling mengerikan. badan keker juga nggak ngaruh pren, yang ada malah dulu kuat sekarang jadi ceking cengeng, dimana penampilan trendy jadi bener- bener berubah klasik (baca : tua), pokoknya drastis banget dah. Tuh semua karena manisnya kata-kata cinta berubah jadi pahitnya empedu kebencian (ooo00wwWW…. owww..oooowww!!!)
Heran deh ampe segitunya ya orang jatuh cinta. Eh tapi kalo dipikir- pikir sebenarnya apa sih tujuan mereka ampe ngelakuin hal yang ajaiib itu. KIra- kira nich, kalo yang pada nembak tuh trus ditrima, trus klanjutannya kya gimana sih?. Sebagian besar sih ngejawab, yah jalanin ajah dulu. Maksudnya pacaran ajah dulu. Lagian masih muda inih kan. Kan nggak buru- buru mau nikah juga kan.
Ringaan bener yach. Padahal sebenarnya, tuch cuman pikiran pendek yang nggak berdasar pren. Asli`!! widiiwwww, kenyataan yang ada sekarang niy gawat bener pren.
Berdasarkan data en nara sumber cewek cowok yang pacaran, ternyata yang ada yaitu 2.5nya kilap alias napsu sisanya 0.5 kali yang cinta, itu juga masih berat kotor pren. Yang bersihnya nggak tau tuh tinggal berapa? tanya aja mereka. Ato kalo kamu sendiri juga seperti mereka, coba tanya ajah ma diri sendiri (hayooo pada jujur yach!!)
Pada masih ingat nggak sama perintah Allah di Alquran, `Dan janganlah kamu mendekati zina, karena sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan jalan yang buruk (QS.l7:32). Nah lo, deket-deket ajah nggak boleh, apalagi ampe keperosok jauh ke dalam. Naudzubillah..
Allah ngelarang kita bebuat sesuatu pasti bakal ada maksud baeknya. Nggak percaya? nich buktinya. Berdasarkan data dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasiaonal (BKKBN) di tahun 2010 diperkirakan setiap tahun jumlah aborsi di Indonesia mencapai 2,4 juta. Ironisnya 800 ribu diantaranya terjadi di kalangan remaja. En kebanyakan semua tu kejadian dpake dalih cinta. Ya Allah, cinta macam apa tuh kalo malah nyakitin, ngerusak en ngebuat semua jadi malu, marah, sakit, sedih, dsb, dll
Ada yang bilang, yah mo zina ato nggak kan tergantung orangnya. tapi pertanyaannya siapa yang bakal bisa ngejamin kalo setan nggak ikut campur en jadi pihak ketiga?. Kan mereka datang tak dijemput pulang nggak dianter kan.
Nah dari pada sibuk menebak- nebak yang nggak jelas mendingan kita fokus ma yang baek- baek aja dulu deh. baca bentaran yuk yang ini,
“Dan Adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, Maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggal(nya).” (QS An-Nazi’at : 40-41)
Mau ga mau hidup emang kudu pake aturan pren, nah di rumah ortu ajah kalo kadang nggak ikut aturan mereka bisa- bisa panci melayang nyasar ke kita, apalagih di dunia yang semua muanya jadi hak milik Allah, karena emang Allah yang buat. Kita mah cuman sekedar hamba ajah.
Jadi, buat kamu yang masih punya masalah ama yang namanya cinta, jangan kecil hati dulu. Mencintai tuh nggak salah kok, malah manusiawi banget. Nich bkan masalah cintanya pren, tapi kamu punya kualitas cinta jangan cuman yang kelas bulu donk. Buat cinta kamu tuh begitu berharga sehingga hanya pantas kamu persembahkan kepada yang emang berharga. Jangan silau ma yang namanya cinta dunia en cinta buta.
Cinta tuh jelas beda ma nafsu en maksiat, apalagi zina.
Karena semua digaransi hanya bakal ngebuat hidup kamu tambah ribet en semrawut kya rambut kusut. Mangkanya kamu kudu ati ati jangan ampe salah melangkah en cinta yang awalnya anugrah malah menjadi nafsu yang nggak pke arah. Yang susah tar ujung- ujungnya juga kita juga kok.
So, akhiri semua imaginasi kamu en ketidak jelasan `cinta` yang kamu punya tuh sebelum semuanya terlambat dan mencemari lingkungan sekitar. Sante ajah, semua bakal ada waktunya. Yang penting jaga keindahan dan ketulusannya biar selalu en tetep selalu utuh dan kelihatan indah. Good luck yow!!
Sumber:Voa-islam.com
Saat Cintamu Hancur Berkeping-Keping
“Rasanya perih, dadaku sesak, bingung dan sakit!” seorang remaja
berkomentar soal dirinya yang sedang diputus cinta. Rasanya berkecamuk
tidak menentu. Kepalanya sering pusing, badannya jadi demam. Kalut,
gelisah dan tetap saja tidak mengenakkan. Masa depan sudah gelap,
gulita, tanpa penerang dan hilang semua cita cita.
Sedahsyat itukah? Sakit hati karena putus cinta, diperkirakan dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah 1) kedekatan sebuah hubungan; 2) lamanya sebuah hubungan: hasil penelitian menunjukkan tingkat stress lebih rendah dimiliki oleh individu yang baru beberapa minggu menjalin hubungan; dan 3) ‘kemudahan’ ketika mencari pasangan pengganti.
Yuk kita bahas satu satu. Kedekatan sebuah hubungan. Semakin dekat kamu dengan seseorang maka semakin sakit pula saat kamu putus dengan dia. Mungkin selama ini kamu sudah sangat dekat dengan dia. Apa-apa laporan, sudah makan, sudah minum, sudah ini sudah itu, semuanya dilaporkan. Sampai sampai heran juga itu pacar apa satpam kos-kosan. Pokoknya posisi kamu sama dia sudah dekat banget kayak lem sama kertas. Posisi kayak gini nih yang bahaya. Selain dilarang Islam, resiko sakitnya pas putus lebih “berdarah-darah” deh. Bisa-bisa mata kamu bengkak karena nangis melulu.
Maka saran saya nih, mending tidak perlu pacaran, sebab endingnya bakalan nyusahin diri sendiri. Jaga diri dan tetep jomblo sampai halal.Kedua soal lamanya sebuah hubungan. Semakin kamu lama kenal dia, maka semakin sakit pula saat perpisahan itu tiba. Sudah terlalu banyak memori yang harus dikenang. Kebersamaan yang ada selama ini, harus hilang ditelan bumi. Keindahan yang tercipta berdua harus kandas di tengah jalan. Waktu yang membersamai berdua harus berhenti, dan menyisakan luka nan dalam. Luka itu menganga tajam, setajam silet. Sreeett! Jadi bakalan bikin nangis melulu menguras air mata berhari hari, karena tidak mau kehilangan dia. Ujung ujungnya bisa galau tingkat lanjut, yang membahayakan diri dan keluarga kamu.
Ketiga,kemudahan mencari pasangan pengganti. Kalau sudah kenal cinta, dan menganggap bahwa mencintai itu berarti memacari, pasti jadinya kayak gini. Setelah selesai dengan satu cowok, maka akan segera mencari pengganti cowok tersebut. Padahal, remaja harusnya fokus saja ngejar cita cita. Perasaan yang sementara muncul anggap saja sebagai sebuah hiburan sesaat yang tidak perlu
ditindaklanjuti. Simpan saja sampai Allah menghalalkan kamu dan dia bersama. Tidak usah pacaran. Kalau sekarang jalilan cinta itu putus, anggap saja itu sebagai pelajaran berarti. Hikmahnya kamu harus tetap fokus belajar. Jangan tengak tengok kiri dan kanan.
Jadi sekarang semuanya serba jelas kan, bahwa cinta yang putus itu berbahaya. Bisa membuat linglung dan sempoyongan. Maka Cuma satu cinta yang tidak akan mengecewakan, mencintai Allah dan orang orang yang dicintainya. Itu kagak bakalan bikin sakit hati dan jengkel. Hidup jadi lebih mantab, bermakna dan hebat!
Sumber: Hadila Edisi 62
Sedahsyat itukah? Sakit hati karena putus cinta, diperkirakan dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah 1) kedekatan sebuah hubungan; 2) lamanya sebuah hubungan: hasil penelitian menunjukkan tingkat stress lebih rendah dimiliki oleh individu yang baru beberapa minggu menjalin hubungan; dan 3) ‘kemudahan’ ketika mencari pasangan pengganti.
Yuk kita bahas satu satu. Kedekatan sebuah hubungan. Semakin dekat kamu dengan seseorang maka semakin sakit pula saat kamu putus dengan dia. Mungkin selama ini kamu sudah sangat dekat dengan dia. Apa-apa laporan, sudah makan, sudah minum, sudah ini sudah itu, semuanya dilaporkan. Sampai sampai heran juga itu pacar apa satpam kos-kosan. Pokoknya posisi kamu sama dia sudah dekat banget kayak lem sama kertas. Posisi kayak gini nih yang bahaya. Selain dilarang Islam, resiko sakitnya pas putus lebih “berdarah-darah” deh. Bisa-bisa mata kamu bengkak karena nangis melulu.
Maka saran saya nih, mending tidak perlu pacaran, sebab endingnya bakalan nyusahin diri sendiri. Jaga diri dan tetep jomblo sampai halal.Kedua soal lamanya sebuah hubungan. Semakin kamu lama kenal dia, maka semakin sakit pula saat perpisahan itu tiba. Sudah terlalu banyak memori yang harus dikenang. Kebersamaan yang ada selama ini, harus hilang ditelan bumi. Keindahan yang tercipta berdua harus kandas di tengah jalan. Waktu yang membersamai berdua harus berhenti, dan menyisakan luka nan dalam. Luka itu menganga tajam, setajam silet. Sreeett! Jadi bakalan bikin nangis melulu menguras air mata berhari hari, karena tidak mau kehilangan dia. Ujung ujungnya bisa galau tingkat lanjut, yang membahayakan diri dan keluarga kamu.
Ketiga,kemudahan mencari pasangan pengganti. Kalau sudah kenal cinta, dan menganggap bahwa mencintai itu berarti memacari, pasti jadinya kayak gini. Setelah selesai dengan satu cowok, maka akan segera mencari pengganti cowok tersebut. Padahal, remaja harusnya fokus saja ngejar cita cita. Perasaan yang sementara muncul anggap saja sebagai sebuah hiburan sesaat yang tidak perlu
ditindaklanjuti. Simpan saja sampai Allah menghalalkan kamu dan dia bersama. Tidak usah pacaran. Kalau sekarang jalilan cinta itu putus, anggap saja itu sebagai pelajaran berarti. Hikmahnya kamu harus tetap fokus belajar. Jangan tengak tengok kiri dan kanan.
Jadi sekarang semuanya serba jelas kan, bahwa cinta yang putus itu berbahaya. Bisa membuat linglung dan sempoyongan. Maka Cuma satu cinta yang tidak akan mengecewakan, mencintai Allah dan orang orang yang dicintainya. Itu kagak bakalan bikin sakit hati dan jengkel. Hidup jadi lebih mantab, bermakna dan hebat!
Sumber: Hadila Edisi 62
Nikahi Aku, Bukan Pacari Aku
Cowok: “Aku mencintaimu, sungguh-sungguh jatuh cinta kepadamu.”
Cewek: “Kalau kau memang mencintaiku, kenapa kau mengajakku pacaran?”
Cowok: “Hah, Bukankah karena aku mencintaimu maka karena itulah aku ingin menjadikanmu
pacarku?”
Cewek: “Aku tahu. Aku bukan orang bodoh. Jika kau mencintaiku, kenapa menginginkanku melakukan hal yang tak berguna untuk hidupku?”
Cowok: “Hal yang tidak berguna, bukankah pacaran merupakan satu jalan untuk mencapai kesaling-mengenalan antara aku dan kau?”
Cewek: “Aku tidak sependapat denganmu. Maafkan aku.”
Cowok: “Tidak apa-apa.”
Cewek: “Apa kau masih ingin menjadikanku pacarmu?”
Cowok: “Iya. aku tidak akan menyerah.”
Cewek: “Kalau begitu, sampai kapanpun aku tidak akan mau menerimamu. Karena kau hanya ingin menjadikanku lampiasan nafsumu.”
Cowok: “Tapi aku mencintaimu.”
Cewek: “Tidak, aku tidak percaya kau mencintaiku. Kita sudah dewasa, sudah bisa membedakan mana yang baik dan tidak. Aku tidak ingin menghabiskan sisa hidupku dengan sia-sia. Hidup ini serius dan pasti akan ada pertanggungjawabannya.”
Cowok: “Akan aku buktikan kepadamu. Aku serius.”
Cewek: “Akan kau buktikan dengan apa. Dengan menungguku sampai aku mau? Ah basi. Banyak orang melakukannya begitu, dan banyak pula perempuan yang berhasil dibodohi. Sayangnya aku tidak sama dengan kebanyakan perempuan lain. Kau tidak akan berhasil.”
Cowok: “Lalu dengan apa aku membuktikannya?”
Cewek: “Serius kau ingin membuktikannya?”
Cowok: “Iya.”
Cewek: “Datanglah kepada kedua orangtuaku dan minta ijinlah kepada mereka untuk menikahiku. Bukan memacariku. Sanggup?”
Cowok: “Baiklah. Aku sanggup.”
Sumber:kompasiana.com
6 HAL YANG MENYEBABKAN PACARAN ITU MERUGIKAN
Rugi di akhirat udah pasti, tapi pasti ada yang masih bertanya-tanya, rugi didunia emang ada? Eit tar dulu, coba kita buktiin:
PERTAMA: PACARAN DIDUGA BIKIN KANTONG BOLONG …
(biasanya untuk anak cowok). Gimana nggak, kamu jadi kudu nyiapin anggaran lebih buat ngedate sama pacar kamu, lagian malu dong kalo jalan nggak punya duit. Itu sebabnya, anak cowok kudu nyiapin segalanya buat nyenengin sang pacar. Iya dong, masak makan sendirian kalo lagi jalan bareng? Emangnya pacar kamu obat nyamuk dianggurin aja? So, pastinya kamu bakalan kena roaming terus (backsound: rugi dah gua..).
Tapi jangan salah lho, bisa jadi anak cewek juga kudu nyiapin dana (kalo nggak minta ke ortu nodong sama pacarnya?he..he.. teman cowoknya kena juga deh). Buat apa? Huh, tanpa komunikasi, rasanya dunia ini sepi, bro! buat beli pulsa HP, terus sekarang kan jamannya internet, ya untuk chatting atau kirim-kirim e-mail cinta. Huh! Pacaran berat diongkos namanya. Bener-benar terpadu, alias terpaksa pake duit!
KEDUA: DIJAMIN KEHILANGAN PRIVASI …
Iya lah, kamu baru bisa nyadar kalo kamu udah putus sama yayang kamu. Betapa kamu waktu itu udah memberikan informasi apapun sama kekasihmu. Rahasia luar-dalam dirimu bisa kebongkar tanpa sadar.
Celakanya, didunia ini lebih banyak mantan pacar daripada mantan istri/suami alias pacar lebih mudah putus ketimbang pasangan hidup. Jadi nggak ada jaminan kan kalo akhirnya pacarmu cerita sama yang lain setelah putus sama kamu? Atau? bisa juga putus sama kamu karena udah tahu kebiasaan jelek kamu.
KETIGA: MENGGANGGU AKTIFITAS PRODUKTIF …
Sebab, pikiran kamu manteng terus ke si dia. Inget terus sama doi. Maklumlah, bagi kamu yang kena sihir kasmaran, pastinya inget terus sama doi. Kayaknya nggak rela kalo sehari aja nggak ketemu or denger suaranya.
Buat pelajar, waktu belajar tersita untuk mikirin dia akhirnya kebanjiran telur, pagar, atau bebek waktu hari-hari ujian. Trus buat yang udah kerja, kerjaan dari bos akhirnya gak kelar-kelar gara-gara gak konsen ngerjain tugas karena mikirin pacar atau bahan yang mau diomongin waktu nge-date nanti.
Nah itu akibat kalo hari aktif, hari liburpun joss terus sama pacar kamu; ke tempat rekreasi, ke mall, dan sekadar jalan-jalan nggak jelas juntrungannya. Padahal, bisa dipake untuk istirahat or kegiatan bermanfaat seperti olahraga, ngelancarin belajar ngaji, menghadiri kajian keislaman, dsb. Tul nggak?
KEEMPAT: RENTAN UNTUK SAKIT HATI …
Bener. Kegembiraan bisa berubah jadi kesedihan. Maklum, namanya juga baru pacar, belum ada ikatan kuat yang bisa melindungi kamu berdua kayak surat nikah, atau emang ada ya surat pacaran di KUA?.
Jadinya, gampang banget untuk putus. Cuma soal perbedaan kecil bisa jadi api yang membara. Ujungnya, putus deh. Kalo udah putus cinta, aduh, sakit rasanya. Bener. Perlu kamu pahami, kebanyakan orang berpacaran adalah mencari petualangan. Jadi, bukan untukmelanggengkan ikatan itu, tapi justru masih cari-cari kecocokan. Bahaya! Buktinya yang pacaran bukan hanya pemuda-pemudi yang udah SMA atau Kuliah yang memang sudah waktunya mencari pasangan hidup, anak-anak SD aja udah pacaran, emangnya mau langsung nikah pas SMP?
KELIMA: JANGAN BANGGA DULU PUNYA PACAR YANG TAMPILANNYA OKE PUNYA. …
Senyuman mautnya bisa menenangkan kamu, sekaligus bikin gelisah. Siapa sudi kalo punya cowok mata keranjang? Nggak bisa teteg di satu hati. Masih nyari penyegaran dengan akhwat, eh, cewek lain. Siapa tahu malah kamu yang jadi sephia-nya. Cewek lain justru kekasih sejatinya. Gubrag!
Trus bagi kalangan cowok yang punya pacar cantik, rambut panjang mengkilau, kulit putih halus, emang sih kalian pasti bangga, tapi jangan-jangan masih ada cadangannya dibelakang.
KEENAM: BEWARE ALIAS WASPADALAH …
Kejahatan terjadi bukan karena niat pelakunya saja, tapi juga karena ada kesempatan (hei! kok kayak Bang Napi sih? He..he..he.). Gaul bebas bisa bablas euy! Kalo kamu udah saling lengket, jangan harap akal sehat kamu dipake untuk mikir bener.
Banyak sih orang yang pacaran niatnya gak begituan, tapi godaan syetan tuh canggih, gak langsung bisikin disuruh gituan, tapi perlahan-lahan sampe gak kerasa, gak percaya?
Pertama pacaran mulai deket-deketan sampe bersentuhan badan, berjalan seminggu mulai pegangan tangan, udah biasa peluk-pelukan, udah bosen peluk-pelukan cium-ciuman, beberapa minggu kemudian udah berani dikamar berduaan, nah udah keaadan seperti itu baru deh syetan supaya melakukan begituan?.
Canggih ya cara syetan godain kita, jangankan orang awam, orang yang tau agama aja bisa ngedengerin godaan syetan kalau dah keadaan kayak gitu, so manusia itu maha lemah masih gampang digodain syetan. Pastinya kamu nggak mau dong MBA Married by Accident …
Naudzubillahi min dzalik!..
~ o ~
Salam santun dan keep istiqomah …
— Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini … Itu hanyalah dari kami … dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan ...
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya …
————————————————
…. Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa’atuubu Ilaik ….
Buat yang Masih Ragu Putusin Pacar
Bagi cowok, kamu sudah paham bahwa pacaran itu hanya sebuah cara untuk melecehkan cewek. Kamu ingin menempuh cara baru dalam menghormati cewek yaitu dengan jalan menikah saja. Nah, karena masih usia sekolah pake seragam putih abu-abu (SMA) atau bahkan putih biru (SMP) maka niat itu ditunda dulu sementara waktu. Caranya adalah memutuskan sang pacar dengan baik-baik dan mengajaknya untuk sama-sama belajar dan mengamalkan Islam dengan baik dan benar.
Masalahnya, memutuskan pacar tak mudah seperti membalik telapak tangan. Kamu sudah terlanjur sayang padanya. Kamu tak ingin menyakiti hatinya. Tapi di satu pihak, kamu tak mungkin melanjutkan hubungan tanpa status tersebut. Apalagi cowok biasanya paling gak tahan kalo melihat cewek nangis, terlebih ini cewek yang sangat disayanginya. Trus, gimana donk?
…memutuskan pacar tak mudah seperti membalik telapak tangan. Kamu sudah terlanjur sayang padanya. Kamu tak ingin menyakiti hatinya…Ada beberapa cara yang bisa kamu tempuh. Pertama, kamu berusaha menemuinya langsung tapi dengan syarat tak boleh khalwat alias berdua-duaan tanpa non mahrom. Suruh si dia bawa teman ceweknya. Dengan bertemu langsung, kamu bisa menjelaskan alasanmu ingin putus.
Semuanya karena Allah semata, bukan karena ada pihak ketiga atau cewek lain di hatimu. Kalo kamu merasa berat bertemu dengannya karena khawatir dia histeris atau nangis, ada cara kedua yaitu menulis surat. Karena teknologi sudah canggih, boleh tuh pake email atau surat elektronik. Tapi jangan pake sms ya karena namanya aja Short Messaging System alias pesan pendek, kamu jadi gak leluasa menjelaskan alasanmu ke dia.
Bagaimana kalau setelah mengetahui keputusanmu, si mantan tak terima? Mungkin saja dia bakal nangis mendatangi kamu karena tak ingin diputusin. Bisa juga dia marah-marah dan memakimu di depan umum. Atau bahkan kemungkinan terburuk dia bisa jadi jatuh sakit karena tidak ingin kamu putusin.
Kalem Bro, semua itu merupakan ujian bagi keimananmu saat ini. Dengan semua reaksi sang mantan di atas, Allah ingin melihat sejauh mana keteguhan imanmu untuk taat pada-Nya. Keteguhan disini bukan berarti bertindak kasar loh. Kamu tetap harus baik dan lembut sama cewek. Baik dan lembut itu tak menghalangi kamu untuk bersikap tegas pada pendirianmu bahwa pacaran kalian tak bisa dilanjutkan lagi. Nasehati dia dan pahamkan bahwa Islam tak mengenal pacaran sebelum nikah. Bila memang berjodoh, satu ketika nanti kalian berdua pasti akan dipertemukan lagi oleh Allah pada kondisi yang diridhoi-Nya yaitu dalam ikatan pernikahan.
Jangan lupa, bawa serta dalam doamu bahwa Allah akan melunakkan hatinya agar bisa menerima keputusanmu itu. Bukan itu saja, doakan juga ia segera sadar dan tidak akan mengulangi aktifitas pacaran lagi. Kamu bisa mencoba menghubungi aktifis rohis (kerohanian Islam) yang akhwat (cewek maksudnya) agar mendekati sang mantan supaya ia juga mau mengaji Islam dan paham hukum-hukum Allah yang lain.
…bawa serta dalam doamu bahwa Allah akan melunakkan hatinya agar bisa menerima keputusanmu itu. Bukan itu saja, doakan juga ia segera sadar dan tidak akan mengulangi aktifitas pacaran lagi…Nah, sekarang kamu gak takut lagi kan sang pacar akan sakit hati ketika kamu putusin? Kalo berbagai cara di atas sudah kamu tempuh dan si mantan tetap keukeuh sakit hati dan tak menerima
keputusanmu, maka serahkan semua pada Allah. Cewek seperti itu benar-benar tak pantas untukmu. Diajak untuk takut dosa malah nantang. Diajak tobat malah kumat jahatnya. Inilah momen untuk kamu ketahui bahwa ternyata cewek yang pernah kamu pacari adalah orang yang keras hatinya dan susah diajak kepada kebenaran. Maka, biarkan saja.
Yakinlah bahwa Allah akan memberimu ganti dengan seseorang yang jauh lebih baik darinya, kelak bila kamu sudah siap untuk berumah tangga. Untuk saat ini, fokus dulu pada belajar dan berprestasi setinggi-tingginya ya. Jangan khawatir soal jodoh karena sejak mula ruhmu ditiupkan dalam rahim ibu, pasangan jiwa itu sudah ada untukmu. Tinggal kamunya saja mau menjemputnya dalam kondisi haram atau halal. It’s up to you, Bro. Muslim cerdas pastilah memilih yang halal yaitu tanpa pacaran sebelum nikah. Keren kan? Siip dah! ^_^
[ria fariana/voa-islam.com]
Saturday, March 9, 2013
JODOH dan PACAR
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Seorang PACAR itu
kebanyakannya hanya hadir
sebagai penghias hidup seseorang.
Dia hanya singgah sebentar
yang terkadang meninggalkan
kepahitan dan penyesalan yang berpanjangan.
Sedangkan JODOH
adalah teman hidup
yang telah digariskan Allah,
untuk menjadi pasangan
pendamping hidup kita
sepanjang hayat
hingga kematian yang memisahkan.
Seseorang yang engkau anggap PACARmu
belum tentu menjadi jodohmu!
Jadi jangan terlalu berharap banyak padanya
hingga engkau rela
menyerahkan segalanya
demi apa yang engkau sebut cinta.
Ribuan korban selalu berjatuhan.
Dan terus berjatuhan setiap harinya.
Tapi anehnya,
terlalu sedikit dari kita
yang bisa mengambil hikmah
dari kejadian-kejadian yang terjadi di sekitar kita.
Tanya kenapa?
Kerana lemahnya iman!
Itulah jawaban yang paling pantas!
Keimanan yang seharusnya menjadi benteng
malah ditukar dengan nafsu
yang selalu menyelaputi fikiran kita.
Masihkah kita mengagungkan
hubungan yang nyata dilarang Agama?
Ingatlah..
Hanya pasangan halalmu
yang paling berhak untuk memilikimu.
Lahir batin.
Luar dalam.
Bukan PACARmu
yang setiap waktu
bisa saja pergi meninggalkanmu.
TAK perlu PACAR tapi perlu JODOH.
Setuju ??
Seorang PACAR itu
kebanyakannya hanya hadir
sebagai penghias hidup seseorang.
Dia hanya singgah sebentar
yang terkadang meninggalkan
kepahitan dan penyesalan yang berpanjangan.
Sedangkan JODOH
adalah teman hidup
yang telah digariskan Allah,
untuk menjadi pasangan
pendamping hidup kita
sepanjang hayat
hingga kematian yang memisahkan.
Seseorang yang engkau anggap PACARmu
belum tentu menjadi jodohmu!
Jadi jangan terlalu berharap banyak padanya
hingga engkau rela
menyerahkan segalanya
demi apa yang engkau sebut cinta.
Ribuan korban selalu berjatuhan.
Dan terus berjatuhan setiap harinya.
Tapi anehnya,
terlalu sedikit dari kita
yang bisa mengambil hikmah
dari kejadian-kejadian yang terjadi di sekitar kita.
Tanya kenapa?
Kerana lemahnya iman!
Itulah jawaban yang paling pantas!
Keimanan yang seharusnya menjadi benteng
malah ditukar dengan nafsu
yang selalu menyelaputi fikiran kita.
Masihkah kita mengagungkan
hubungan yang nyata dilarang Agama?
Ingatlah..
Hanya pasangan halalmu
yang paling berhak untuk memilikimu.
Lahir batin.
Luar dalam.
Bukan PACARmu
yang setiap waktu
bisa saja pergi meninggalkanmu.
TAK perlu PACAR tapi perlu JODOH.
Setuju ??
" JANGAN AJAK AKU PACARAN "
Jangan ajak aku pacaran,
♥ Karena cinta demikian bukanlah hubungan yang dihalalkan.
Jangan ajak aku pacaran,
♥ Karena pacaran begitu dekat dengan kemaksiatan.
Jangan ajak aku pacaran,
♥ Karena aku tak mau kehormatanku tergadaikan.
Jangan ajak aku pacaran,
♥ Karena aku dibalik keindahannya justru akan membutakan.
Jangan ajak aku pacaran,
♥ Karena aku ingin menjaga kesucian.
Dan jangan ajak aku pacaran,
♥ Karena aku takut buaiannya melunturkan cintaku kepada-Nya.
Jangan katakan aku sok alim,
Jangan katakan aku sok suci,
Akan tetapi,
Aku hanya ingin tetap menjaga diri,
Aku hanya ingin tetap menahan diri,
Aku hanya ingin patuh kepada Ilahi.
Telah kutetapkan dalam hati.
Hanya imamku yang boleh memacari nanti.
Setelah tertambat dalam ikatan suci.
Karena aku yakin sekali.
Pacaran setelah menikah itu akan berbuah kebahagiaan abadi.
Tuesday, June 12, 2012
Ketika Cinta Membuatmu Menangis

Suatu ketika mungkin kita pernah jatuh hati, memendam rasa atau suka pada seseorang yang kita kagumi. Tiap hari bayang wajahnya selalu menghantui. Ada rasa rindu kala tak bertemu. Ada keinginan untuk memiliki. Ada getar jiwa kala berjumpa dengan dia yang kita kagumi. Terkadang dia-nya yang sering membuat kita melamun dengan tatapan kosong. Terbayang-bayang kalau kita bisa berjalan bersamanya, atau berada dalam dekapannya. Semuanya serba indah dan seakan begitu sempurna. Tapi hati ini tetap saja memandam rasa. Kadang pula malu untuk mengungkapkannya.
Yah, cinta… Ia hadir tanpa
disadari. Ia merupakan anugerah dari Ilahi. Dan rasa cinta pasti ada pada tiap
diri manusia. Karenanya mencintai dan dicintai adalah bagian yang tak
terpisahkan. Ibarat kopi dengan gula. Begitulah seharusnya, mencintai dan
dicintai dua kata yang saling melengkapi. Mecintai seseorang menjadikan
keindahan tersendiri dalam hidup kita. Wajar bila kita mengharapkan balasan
hingga kita ingin di cintainya.
Saudaraku tercinta…
Wajar saja kalau kita punya
rasa cinta, hingga rasa cinta itu kian menggelora. Dalam ayat-Nya Allah pun
berfirman:
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga).” (Ali ‘Imran: 14)
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (Surga).” (Ali ‘Imran: 14)
Maka dari itulah manusia di
beri-Nya kelebihan dibanding dengan makhluk Allah yang lain. Kelebihan itulah
yang membuat kita mempunyai rasa cinta dan kasih sayang. Cinta yang memang
kadang kita salah menempatkannya. Atau kasih sayang yang terkadang terlalu
berlebihan. Sehingga kita ingin sekali untuk memiliki apa yang kita cintai dan
harus bisa meraihnya?
Tapi saudaraku…
bagaimana jika dia-nya yang kita damba selama ini, yang kita cintai dan kita kagumi ternyata akan menjadi milik orang lain? Hancurlah hati kita. Seakan kita tidak dan tak akan pernah rela dia-nya menikah dengan orang lain. Kita cuma bisa memandangi undangan pernikahan yang kita terima. Kadang juga kita menyalahkan Allah Tuhan kita, “Ya Allah kenapa Engkau tidak mempertemukanku dengannya?”
bagaimana jika dia-nya yang kita damba selama ini, yang kita cintai dan kita kagumi ternyata akan menjadi milik orang lain? Hancurlah hati kita. Seakan kita tidak dan tak akan pernah rela dia-nya menikah dengan orang lain. Kita cuma bisa memandangi undangan pernikahan yang kita terima. Kadang juga kita menyalahkan Allah Tuhan kita, “Ya Allah kenapa Engkau tidak mempertemukanku dengannya?”
Seribu bahasa, seribu tanya
boleh kita gunakan untuk mengadu kepada-Nya. Bahkan seribu air mata pun boleh
kita kucurkan disetiap sujud kehadirat-Nya, kenapa Allah tidak mempertemukan
dengan orang yang kita cinta. Karena Allah selalu mendengar tiap keluh dan
kesah hamba-hamba-Nya.
Saudaraku,...
cinta memang bisa membuat kita bahagia, hingga dunia menjadi begitu indah nan mempesona. Tapi cinta juga bisa membuat kita menangis dan menderita. Seakan kita ingin segera mengakhiri hidup ini. Karena itu saudaraku…
cinta memang bisa membuat kita bahagia, hingga dunia menjadi begitu indah nan mempesona. Tapi cinta juga bisa membuat kita menangis dan menderita. Seakan kita ingin segera mengakhiri hidup ini. Karena itu saudaraku…
Ketika cinta membuatmu
menangis…
Belajarlah ikhlas, melepaskan
yang kita cintai menjadi milik orang lain. Meski kita menderita dan tak pernah rela.
Ketika cinta membuatmu
menangis…
Bertanyalah pada diri sendiri.
Apakah dia-nya yang selama ini kita damba bisa membahagiakan kita kelak dalam
membangun rumah tangga? Apakah dia-nya yang selama ini kita cinta juga akan
membalas cinta kita kepadanya dengan setulus hati?
Ketika cinta membuatmu
menangis…
Maka tersenyumlah. Hapuslah
airmatamu. Tataplah ke depan. Di depan sana ada cinta seseorang yang akan
menyambut cintamu. Cinta suci yang akan membahagiakanmu, yang tak pernah
terukur oleh jarak dan waktu.
sumber :Islamedia
Sunday, May 27, 2012
Surat Terakhir Untuk Mantan Pacarku
Untuk mantan pacarku yang disayangi Allah

Puji dan syukur hanya dan milik Allah swt semata, sholawat seiring salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan dan idola kita semua yaitu Nabi
besar Muhammad SAW. dan tak henti-hentinya aku berdoa semoga apa-apa yg tengah dan akan kita lakukan selalu dalam pengampunan-Nya yang mendapat
ridho setra selalu dalam naungan rahman dan rahinNya.
sebelummya aku minta maaf apabila selama ini mungkin kata-kataku baik pada waktu di telpon atau dirumahmu telah menyinggung perasaanmu, sebenarnya aku ingin ngomong banyak sekali tetapi entah aku tak tahu pada
waktu kata-kataku sudah siap aku lontarkan didepanmu, kata-kata ini hilang tak karuan begitu saja setiap kali seperti ini dalam fikiranku selalu
terlintas kata-kata, "apa yang sudah kamu lakukan itu telah menghalangi hak-haknya, jangan...jangan...urungkan saja niatmu!"
Kemudian setelah lama aku yakinkan, aku sadar bahwa setiap muslim satu dengan yang lain adalah seperti satu tubuh yang saling sambung menyambung dan tak akan pernah dilepaskan. Sungguh aku yg hanya sebagai mantan pacar, tiada niat dalam hati 'n' selain tiada kerelaanku jika seseorang yang pernah namanya bersemayam dalam dihatiku masih terjerat dalam lingkaran-lingkaran syaiton, tahukah engkau hati ini terasa ngilu dan sakit jika aku mengingat akan hal itu, maka dari itu aku luangkan waktu untuk mengungkapkan isi hatiku, untuk itu aku mohon kesedianmu untuk membaca dan lebih-lebih engkau mau meresapi dan memahami kata-kataku berikut ini
[jangan didelete dulu , suratnya puanjang]
Mantan pacarku, engkau adalah kaum yang terhormat seperti halnya Ibuku dan saudara-saudara perempuanku. Kau adalah tiang negara ini yang mana... dengan akhlakmu, engkau dapat menghancurkan dan mengokohkan negara ini. Engkau adalah pendidik masa depan yang selalu mejadi harapan bangsa dan
agama kita yaitu Islam yang telah meninggikan derajat dan memuliakan kedudukanmu. Agama yg lurus ini juga telah mewajibkan kaum hawa untuk menutup aurat agar supaya terjaga kehormatan dan kesucianmu sehingga engkau tidak diganggu oleh orang-orang yang ingin menodai kesucianmu.
Mantan pacarku......, Engkau adalah makhluk Allah
yang mulia, yang diciptakan dengan segala keindahan,
bagai bunga yang harum semerbak yang selalu
mengundang banyak kumbang untuk selalu mendekat
seperti sebuah ungkapan : "dunia adalah perhiasan
dan seindah-indahnya perhiasan adalah wanita
salihah". Untuk itulah keindahanmu hanya pantas
dimiliki seseorang yang telah dihalalkan oleh Allah
untukmu lewat syariatNya yang suci dan akan selalu
menjaga kesucian dan kehormatanmu.
Ukhti...., Engkau seharusnya tidak boleh dilihat
sembarang mata, tak boleh disentuh oleh sembarang
tangan, tak boleh diajak dan dibawa bermain
sembarang laki-laki. Sungguh hati kecilku ini
sebenarnya tidak pernah terima jika engkau tidak
diperlakukan secara sewajarnya sebagai seorang
muslimah, karena kau adalah saudaraku di jalan Allah
yang harus terjaga kesuciannya agar wanginya tetap
semerbak.
Mantan pacarku yang diridhoi Allah. cintaKu sekarang
hanya milik Allah, RosulNya dan agamaNya. Telah
dituntunnya kita dalam syariatnya yang amat sangat
lengkap tentang kehidupan ini, tentang bagaimana
kita harus bergaul, bermasyarakat, dll. Seperti
halnya... "Berlalulah masa dari hari ke hari sedang
dosa kita terus menumpuk dan kemuadian datanglah
utusan maut. Sedang hati kita dalam keadaan lengah.
Dan sesungguhnnya kenikmatan dunia hanyalah tipuan
dan penyesalan serta kemegahan dunia hanyalah
kemustahilan dan kebatilan."
....sungguh apabila mau bercermin pada ayat diatas,
rasanya sangat tidak pantas kalau kita maupun
saudara-saudara kita masih memelihara cinta semu
yang hakikatnya adalah luapan nafsu yang selalu
ditunggangi oleh musuh kita "Sayton La'natullah".
kita hanya boleh mencintai sebagai saudara dalam
Islam, saling menyayangi hanya karena ikatan aqidah
yang bersih dan ukhuwah kita. Seiring sejalan untuk
tetap istiqomah didalam aturanNYa, tentu dengan
cara-cara yg diridhoi Allah.
Saudaraku... mungkin untuk itu tidak ada salahnya
kalau kita mau berfikir sedikit lebih tenang, lebih
dewasa dan berpikir jauh kedepan. Mari kita
jernihkan fikiran, mensucikan hati, jauhkan
kebencian dan dahulukan cinta. Dengan demikian aku
yakin kita bisa menatap kebaikan dengan hati yang
lapang, tenang dan damai.
Saudaraku terlalu panjang sudah suratku untukmu,
semoga Allah mangampuni dosaku dan dosamu serta dosa
saudara-saudara kita semua yang selama ini masih
selalu menyalahi Syariat-Nya karena kita telah
merajut benang-benang kasih Sayitoni dalam
kebersamaan kita. Maka dari itu marilah kita
sama-sama bertekad untuk menyemai benih-benih cinta
kita dilahan yang telah disediakan Allah untuk kita.
Marilah kita tumbuhkan dan kita pupuk rasa cinta
kita hanya untuk kekasih abadi kita yaitu Allah swt
yang selalu membelai kita dengan Rahman dan RahimNya
agar kita selalu siap untuk berjihad di jalanNya.
Oh...ya...mungkin perlu ukhti ketahui bahwa surat
ini kutulis untukmu bukannya aku sekarang sudah
tidak mencintaimu lagi atau aku takut sama ortu,
atau aku sudah mendapat penggantimu, ...tidak sama
sekali tidak!
Tetapi hidayah dariNya yang membuatku jadi begini.
Aku berharap semoga hidayah yang amat mahal dan
terindah ini dapat terus kita jaga dan kita
pertahankan keberadaannya. Aku berlindung kepada
Allah dari segala bujuk rayu syaiton dan
kerabat-kerabatnya.
Aku mohon maaf atas segala kekhilafan yang pernah
aku lakukan terhadapmu dan semoga yang maha kuasa
mau menerima taubatku dan taubatmu, amin.....
seperti dalam firman Allah "setiap anak adam pasti
bersalah dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah
mereka yang lekas-lekas menyadari kesalahannya untuk
bertaubat".
TIADA MASA YANG INDAH SELAIN MASA REMAJA
TIADA REMAJA YANG PALING MULIA SELAIN REMAJA YANG
BERTAQWA
sumber: alumnus University of Attaqwa Al-Islamiyah
Wednesday, November 30, 2011
Janji Allah Bagi Orang Yang Akan Menikah
![]() |
| Janji Allah Bagi Orang Yang Akan Menikah |
Ketika seorang muslim baik pria atau wanita akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping, dll. Bahkan ketika dalam proses taaruf sekalipun masih ada juga perasaan keraguan.
Berikut ini sekelumit apa yang bisa saya hadirkan kepada pembaca agar dapat meredam perasaan negatif dan semoga mendatangkan optimisme dalam mencari teman hidup.
Ketika seorang muslim baik pria atau wanita akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk juga tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping, dll. Bahkan ketika dalam proses taaruf sekalipun masih ada juga perasaan keraguan.
Berikut ini sekelumit apa yang bisa saya hadirkan kepada pembaca agar dapat meredam perasaan negatif dan semoga mendatangkan optimisme dalam mencari teman hidup. Semoga bermanfaat buat saya pribadi dan kaum muslimin semuanya. Saya memohon kepada Allah semoga usaha saya ini mendatangkan pahala yang tiada putus bagi saya.
Inilah kabar gembira berupa janji Allah bagi orang yang akan menikah. Bergembiralah wahai saudaraku…
1. “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”. (An Nuur : 26)
Bila ingin mendapatkan jodoh yang baik, maka perbaikilah diri. Hiduplah sesuai ajaran Islam dan Sunnah Nabi-Nya. Jadilah laki-laki yang sholeh, jadilah wanita yang sholehah. Semoga Allah memberikan hanya yang baik buat kita. Amin.
2. “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (An Nuur: 32)
Sebagian para pemuda ada yang merasa bingung dan bimbang ketika akan menikah. Salah satu sebabnya adalah karena belum punya pekerjaan. Dan anehnya ketika para pemuda telah mempunyai pekerjaan pun tetap ada perasaan bimbang juga. Sebagian mereka tetap ragu dengan besaran rupiah yang mereka dapatkan dari gajinya. Dalam pikiran mereka terbesit, “apa cukup untuk berkeluarga dengan gaji sekian?”.
Ayat tersebut merupakan jawaban buat mereka yang ragu untuk melangkah ke jenjang pernikahan karena alasan ekonomi. Yang perlu ditekankan kepada para pemuda dalam masalah ini adalah kesanggupan untuk memberi nafkah, dan terus bekerja mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga. Bukan besaran rupiah yang sekarang mereka dapatkan. Nantinya Allah akan menolong mereka yang menikah. Allah Maha Adil, bila tanggung jawab para pemuda bertambah – dengan kewajiban menafkahi istri-istri dan anak-anaknya, maka Allah akan memberikan rejeki yang lebih. Tidakkah kita lihat kenyataan di masyarakat, banyak mereka yang semula miskin tidak punya apa-apa ketika menikah, kemudian Allah memberinya rejeki yang berlimpah dan mencukupkan kebutuhannya?
3. “Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, yaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya”. (HR. Ahmad 2: 251, Nasaiy, Tirmidzi, Ibnu Majah hadits no. 2518, dan Hakim 2: 160) [1]
Bagi siapa saja yang menikah dengan niat menjaga kesucian dirinya, maka berhak mendapatkan pertolongan dari Allah berdasarkan penegasan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits ini. Dan pertolongan Allah itu pasti datang.
4. “Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnyapada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (Ar Ruum : 21)
5. “Dan Tuhanmu berfirman : ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina’ ”. (Al Mu’min : 60)
Ini juga janji Allah ‘Azza wa Jalla, bila kita berdoa kepada Allah niscaya akan diperkenankan-Nya. Termasuk di dalamnya ketika kita berdoa memohon diberikan pendamping hidup yang agamanya baik, cantik, penurut, dan seterusnya.
Dalam berdoa perhatikan adab dan sebab terkabulnya doa. Diantaranya adalah ikhlash, bersungguh-sungguh, merendahkan diri, menghadap kiblat, mengangkat kedua tangan, dll. [2]
Perhatikan juga waktu-waktu yang mustajab dalam berdoa. Diantaranya adalah berdoa pada waktu sepertiga malam yang terakhir dimana Allah ‘Azza wa Jalla turun ke langit dunia [3], pada waktu antara adzan dan iqamah, pada waktu turun hujan, dll. [4]
Perhatikan juga penghalang terkabulnya doa. Diantaranya adalah makan dan minum dari yang haram, juga makan, minum dan berpakaian dari usaha yang haram, melakukan apa yang diharamkan Allah, dan lain-lain. [5]
Manfaat lain dari berdoa berarti kita meyakini keberadaan Allah, mengakui bahwa Allah itu tempat meminta, mengakui bahwa Allah Maha Kaya, mengakui bahwa Allah Maha Mendengar, dst.
Sebagian orang ketika jodohnya tidak kunjung datang maka mereka pergi ke dukun-dukun berharap agar jodohnya lancar. Sebagian orang ada juga yang menggunakan guna-guna. Cara-cara seperti ini jelas dilarang oleh Islam. Perhatikan hadits-hadits berikut yang merupakan peringatan keras dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Barang siapa yang mendatangi peramal / dukun, lalu ia menanyakan sesuatu kepadanya, maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam”. (Hadits shahih riwayat Muslim (7/37) dan Ahmad). [6]
Telah bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Maka janganlah kamu mendatangi dukun-dukun itu.” (Shahih riwayat Muslim juz 7 hal. 35). [7]
Telah bersabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya jampi-jampi (mantera) dan jimat-jimat dan guna-guna (pelet) itu adalah (hukumnya) syirik.” (Hadits shahih riwayat Abu Dawud (no. 3883), Ibnu Majah (no. 3530), Ahmad dan Hakim). [8]
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
▼
2013
(187)
-
▼
November
(9)
- Cukuplah Allah yang Menyelesaikan Urusan Kita
- Kita dan Masalah
- Na’am! Kita Ahlus Sunnah wal Jamaah
- INILAH MENGAPA ISLAM MELARANG MENYAMBUNG RAMBUT
- Cerita Penasihat Presiden tentang Permintaan Puter...
- Kisah Keluarga Penghafal Qur'an yang Luar Biasa
- Menag: “Rahmah El Yunusiah Sangat Layak Menjadi Pa...
- Fathimah az-zahra R.ha dan Gilingan Gandum
- 10 Adab Jima’
-
▼
November
(9)









