Tuesday, October 11, 2011
Kata- kata Hikmah
Wednesday, October 5, 2011
10 Tanaman Unik Dan Aneh Di Dunia
Tumbuhan
memang makhluk yang beragam dan unik. Ada yang sereem, unik, ganas
lagi! Berikut tanaman yang mungkin aneh dan unik di dunia:
1. Tumbuhan Paling Tangguh di Dunia
Welwitschia Mirabilis

Memang tumbuhan yang satu ini nggak keliatan asik, tapi tumbuhan asli Namibia ini memang luar biasa, cuma satu-satunya! Tumbuhan ini hanya punya dua daun, dan satu batang dan sistem akar, cuman itu aja! Tapi dua daun ini terus tumbuh sampai akhirnya mirip Alien. Batang tanaman ini makin lama akan makin tebal, tapi tidak meninggi, tinggi maksimum tanaman ini hanya 2 meter saja tapi lebarnya dapat mencapai 8 meter. Umur tanaman ini bisa mencapai 400 sampai 15 abad!. Bisa hidup terus tanpa hujan selama 5 tahun lamanya! Selain itu, tanaman yang dalam bahasa Namibia disebut Onyanga ini ternyata enak untuk dimakan baik dimakan mentah maupun dimasak dalam bara. O ya, arti nama Onyanga adalah Bawang Padang Pasir!
2. Tanaman Karnivora
Dionaea Muscipula
Tanaman satu ini adalah tanaman karnivora paling terkenal, karena aktivitas dan efisiensinya dalam memerangkap mangsa. Pasangan "Daun" yang menjadi ciri khas tanaman ini adalah perangkap yang memiliki rambut yang ultra sensitif, yang dapat merasakan adanya hewan atau serangga kecil yang datang. Begitu rambut di daun ini tersentuh, maka daun akan menutup dan memerangkap hewan apapun yang mendekatinya.
3. Bunga Terbesar di Dunia
Rafflesia Arnoldii

Bunga besar yang langka ini mendapat perhatian luar biasa di dunia. Bayangkan ukuran bunganya yang dapat mencapai 1 meter dan beratnya sendiri bisa mencapai 8 kg sampai 12 kg. Tapi masalahnya baunya ndak wangi, malah lebih mendekati daging busuk. Makanya bunga ini disebut bunga bangkai di negara kita, yang adalah habitat asli bunga ini. Bunga ini akan mekar seminggu atau tiga hari, dan menarik serangga untuk membuahi dengan bau busuk yang dipancarkan oleh bunga ini. Sayangnya, dari hasil pembuahan, hanya 10-20 persen saja yang berhasil tumbuh.
4. Tanaman Menari
Desmodium Gyrans
Darwin menamai tumbuhan ini sebagai Hedysarum, atau para ahli botani menyebutnya Desmodium Gyrans, atau lebih modern lagi Codariocalyx Motorius. Nama yang biasa dikenal adalah Rumput Menari (Dancing Grass) atau Tanaman Semaphore (Semaphore Plant), karena gerakan daunnya, yang mirip dengan gerakan tangan pengirim sinyal semaphore. Tanaman ini gampang skeali tumbuh, hanya butuh matahari dan air saja tanpa perlu pupuk yang rumit.
5. Tanaman Bola Baseball
Euphorbia Obesa

Tanaman ini adalah tanaman endemik di daerah Great Karoo, Afrika Selatan. Karena bentuknya yang lucu, banyak penggemar tanaman akhirnya mengambil tanaman ini dan mengkoleksinya, sehingga populasinya rusak berat. Akhirnya tanaman ini dilindungi oleh pemerintah Afika Selatan.
6. Bunga Bangkai
Amorphophallus Titanum

Bunga yang satu ini tinggi besar, bahkan lebih tinggi dari manusia. Nah.. bunga yang ini yang ternyata mendapat julukan bunga bangkai, karena selain baunya yang memang mirip bangkai, juga warnanya meniru daging yang membusuk. Bunga ini ternyata juga dikenal luas di masyarakat dunia sebagai salah satu tumbuhan asli Indonesia.
7. Pohon Botol
Baobab
Pohon ini merupakan tumbuhan asli daerah Madagaskar, Afrika dan Australia. Pohon ini disebut pohon botol, karena selain bentuknya yang memang mirip botol, pohon ini ternyata memang dapat meyimpan sampai dengan 300 liter air! Makanya bisa tumbuh sampai 500 tahun!
8. Pohon Darah Naga
Dracaena Cinnabari

Tanaman ini asli kepulauan Socotra. Pohon ini dikenal dengan nama Pohon Darah Naga atau Pohon Naga Socotra. Bentuknya yang unik, seperti payung, ternyata hanya satu dari uniknya pohon ini. Nama darah naga dari pohon ini ternyata diambil dari getah pohon ini yang berwarna merah. Persis seperti darah naga di Harry Potter, ternyata 'darah naga' dari pohon ini berguna untuk pengobatan. Selain itu, ternyata warna merah 'darah naga' pohon ini juga sering digunakan sebagai pewarna merah alami.
9. Tanaman Kebangkitan
Selaginella Lepidophylla
Nama lain bunga ini adalah Bunga Jericho, tumbuhan gurun pasir ini dikenal atas kemampuannya bertahan bahkan di saat kekeringan. Pada saat musin kering, batangnya akan mengkerut dan menggulung menjadi bola. Dan begitu ada air, batang tadi akan melepaskan diri dari gulungannya. Tanaman ini banyak ditemui di gurun Chihuahua
10. Pohon Dinamit
Hura Brasiliensis
Tanaman ini ternyata merupakan salah satu tanaman yang berasal dari hutan tropis Amazon. Julukan lainnya? Pohon Neraka, atau ada juga yang menjuluki Pohon Kotak Pasir (sandbox tree). Bayangkan saja, batangnya ditutupi duri tajam, dan sudah seperti itu, getah pohon ini ternyata beracun dan banyak digunakan oleh penduduk setempat untuk meracuni mata panah mereka. Selain itu, mereka juga punya buah. Dan buah pohon ini nggak main-main, begitu matang, buah pohon ini akan meledak! Bahkan kekuatan ledakan pohon ini sanggup melukai manusia dan hewan yang tidak sengaja lewat di dekat pohon ini! makanya namanya seperti itu!
Tuesday, October 4, 2011
Hal-hal yang Akan Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar

Apa ya yang terjadi jika Jika Bumi Berhenti Berputar?tak terbayangkan bukan?...mungkin yang terjadi adalah kiamat,itulah yang ada dipikiran setiap manusia.Ini merupakan bahan renungan untuk kita bersama, saudaraku! Semoga mampu mempertebal keimanan kita dan menambah rasa syukur kita atas Rancangan Maha Dasyat dari Allah...
Bumi berotasi dengan kecepatan 1600 km/jam. Sejarah menunjukkan, rotasi bumi melambat 2 detik tiap 100 ribu tahun. Eksperimen ini mempercepat perlambatan itu untuk melihat efeknya pada kehidupan di bumi sebesar 1 km/jam per hari. Perlambatan hingga berhenti total dirancang memakan waktu 5 tahun. Berikut adalah hal-hal yang akan terjadi jika bumi berhenti berputar:
- Navigasi pesawat memakai GPS dengan bantuan satelit. Satelit ikut berputar di atas bumi menyesuaikan dengan waktu di darat. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan satelit keliru memposisikan pesawat, dan pesawat akan mendarat di tempat yang tidak seharusnya. Dengan kata lain, akan terjadi banyak kecelakaan pesawat terbang. Penerbangan hanya digunakan untuk yang penting-penting saja. Penumpang dipaksa mencari alternatif transportasi. AKibatnya, kereta api, kapal laut, dan bus penuh sesak.
- Gejala lainnya adalah pertambahan durasi hari. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan perpanjangan hari. 1 hari bukan 24 jam lagi, tapi akan bertambah menjadi 28 jam setelah 5 bulan. Jam sudah tidak bisa diandalkan lagi.
- Dunia ekonomi hancur, saham-saham pun berguguran.
- Rotasi bumi membuat bumi tidak bulat sempurna tapi agak lebar di khatulistiwa karena putarannya. Yang melebar adalah laut yang terkumpul di khatulistiwa.
- Kalau rotasi melambat, laut akan mengalir ke kedua kutub yang menyebabkan banjir di Eropa dan surut di khatulistiwa termasuk Indonesia.
- Bukan cuma laut, udara bakal mengalir ke khatulistiwa dan menyebabkan naiknya tekanan udara. Paru-paru kita di Indonesia bisa pecah menghirup udara seperti itu. Sebaliknya, di belahan bumi utara dan selatan sudah seperti tinggal di gunung, udaranya tipis. Anak-anak dan orang tua akan merasa tersiksa.
- Kehidupan flora dan fauna pun terganggu. Hewan yang bermigrasi akan kebingungan dengan hari yang terus bertambah panjang dan akhirnya mati kepanasan/kedinginan. Tanaman juga tersiksa dengan terik matahari yang lebih panjang dari pada biasanya dan juga oleh dinginnya malam yang panjang.
- -Selain itu juga terjadi aktivitas geologi yang ekstrim, seperti gempa bumi dan gunung meletus di lokasi yang biasanya aman. Penyebabnya adalah gesekan yang timbul oleh lapisan-lapisan bumi yang perlambatannya berbeda-beda.
- Putaran inti bumi menghasilkan medan magnet yang melindungi bumi dari radiasi matahari. Tapi kalau sudah melambat, medan magnet ini akan melemah dan radiasi matahari bebas masuk dan membuat kanker kulit pada manusia.
- -Setelah 4 tahun, 1 hari = 13 hari normal. Semua manusia mengalami jet lag permanen, tidak bisa tidur karena masih terang. Eropa, Amerika selatan, dan Afrika bagian selatan akhirnya tenggelam total. Di khatulistiwa, muncul benua baru dari surutnya laut. Sumatera, Jawa, dan Kalimantan terhubung oleh dangkalan Sunda, sedangkan Papua dan Australia terhubung oleh dangkalan Sahul. Orang-orang berbondong-bondong pindah ke tanah baru yang tidak banjir dan masih bisa bernafas lega. Kapal laut kandas ke dasar laut yang kering. Perdagangan internasional sudah tidak ada lagi.
- Cuaca menjadi sangat ekstrim. Karena sinar matahari berlangsung lama, maka badai bisa berminggu-minggu lamanya.
- -Akhirnya setelah 5 tahun, bumi berhenti total tapi masih berevolusi (mengelilingi matahari). 1 hari = tahun, terdiri dari 6 bulan siang yang bisa mencapai 50 derajat celsius dan 6 bulan malam yang suhunya sampai -50 derajat celsius (lebih dingin daripada kutub sekarang).
- Jumlah manusia yang tewas mencapai 6 miliar orang (hampir semuanya). Mungkin ada sedikit orang yang pindah ke daerah yang tidak kebanjiran dan tekanan udaranya nyaman. Kutub bakalan malam sepanjang tahun. Banyak juga tanaman dan hewan yang punah.
Syukurnya,
ini tidak bakalan menjadi kenyataan karena pasti kita semua sudah
punah. Tapi simulasi ini memberitahukan bahwa rotasi bumi bukan hanya
untuk siang dan malam, tapi ternyata sangat banyak kontribusinya untuk
planet ini
sumber :berbagai sumber
Monday, October 3, 2011
8 Kiat Mempererat Ukhuwah dan 6 Perusak Ukhuwah
Jika delapan cara di bawah ini dilakukan, Anda akan merasakan ikatan ukhuwah Anda dengan saudara-saudara seiman Anda semakin kokoh.
1. Katakan bahwa Anda mencintai saudara Anda
عَنِ النَّبِيِّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ قَالَ: إِِذَا أَحَبَّ الرَّجُلُ أَخَاهُ فَلْيُخْبِرْهُ أََنَّهُ يُحِبُّهُ
Rasulullah saw. bersabda, “Apabila seseorang mencintai saudaranya, hendaklah dia mengatakan cinta kepadanya.” (Abu Dawud dan Tirmidzi, hadits shahih)
عَنْ
اَنَسٍ: اَنَّ رَجُلاً كَانَ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ
وَسَلَمَ فَمَرَّ رَجُلٌ فَقَالَ: يَا رَسُوْلُ اللهِ اِنّي لأحِبُّ هَذَا
فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ أَعْلَمْتَهُ؟
قَالَ: لا، قَالَ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ: أعْلِمْهُ فَلَحِقَهُ
فَقَالَ: إِنِّي أُحِبُّكَ فِى اللهِ فَقَالَ: أَحَبَّكَ الَّذِي
أَحْبَبْتَنِى لَهُ
Anas r.a. mengatakan bahwa seseorang berada di sisi Rasulullah saw., lalu salah seorang sahabat melewatinya. Orang yang berada di sisi Rasulullah tersebut mengatakan, “Aku mencintai dia, ya Rasulullah.” Lalu Nabi bersabda, “Apakah kamu sudah memberitahukan dia?” Orang itu menjawab, “Belum.” Kemudian Rasulullah saw. bersabda, “Beritahukan kepadanya.” Lalu orang tersebut memberitahukannya dan berkata, “Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.” Kemudian orang yang dicintai itu menjawab, “Semoga Allah mencintaimu karena engkau mencintaiku karena-Nya.” (Abu Dawud, dengan sanad shahih)
Jadi, jangan tunda lagi. Katakan cinta kepada orang yang Anda cintai.
2. Minta didoakan dari jauh saat berpisah
عَنْ
عُمَرَبْنِ الْخَطَابِ قَالَ: اِسْتَأْذِنْتُ النَّبِيَّ صَلَى اللهُ
عَلَيْهِ وَسَلَمَ فِى الْعُمْرَةِ فَأَذِنَ لِي فَقَالَ: لاَ تَنْسَنَا
يَا اُخَيَّ مِنْ دُعَائِكَ فَقَالَ: كَلِمَةً مَا يَسُرُّنِى
أَنَّ لِى
بِِهَا الدُّنْيَا، وَفِى رِوَايَةٍ قَالَ: أَشْرِكْنَا يَا أُجَيَّ فِى
دُعَائِكَ
Umaق bin Khaththab berkata, “Aku minta izin kepada Nabi Muhammad saw. untuk melaksanakan umrah, lalu Rasulullah saw. mengizinkanku.” Beliau bersabda, “Jangan lupakan kami, wahai saudaraku, dalam doamu.” Kemudian ia mengatakan satu kalimat yang menggembirakanku bahwa aku mempunyai keberuntungan dengan kalimat itu di dunia. Dalam satu riwayat, beliau bersabda, “Sertakan kami dalam diamu, wahai saudaraku.” (Abu Dawud dan Tirmidzi, hadits hasan shahih)
قَالَ
رَسُوْلُ اللهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ: مَا مِنْ مُسْلِمٍ
يَدْعُوْ لِأَخِيْهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ إِلاَّ قَالَ الْمَلَكُ : وَلَكَ
بِمِثْلٍ
Rasulullah saw. bersabda, “Tidak seorang hamba mukmin yang berdoa untuk saudaranya dari kejauhan malainkan malaikat berkata, ‘Dan bagimu seperti itu’.” (Muslim)
3. Bila berjumpa, tunjukkan wajah gembira dan senyuman
قَالَ
رَسُوْلُ اللهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ: لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ
الْمَعْرُفِ شَيْئاً وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلِيْقٍ
Rasulullah saw. bersabda, “Janganlah kamu meremehkan kebaikan apapun, walaupun sekadar bertemu saudaramu dengan wajah ceria.” (Muslim
4. Berjabat tangan dengan erat dan hangat
Berjabat tanganlah acapkali bertemu. Sebab, Rasulullah saw. bersabda, “Tidak ada dua orang muslim yang berjumpa lalu berjabat tangan melainkan keduanya diampuni dosanya sebelum berpisah.” (Abu Dawud)
قَالَ
رَسُوْلُ اللهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ: مَا مِنْ مُسْلِمِيْنَ
يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ
يَتَفَرَّقَا
5. Sering-seringlah berkunjung
Nabi Muhammad saw. bersabda, “Allah swt. berfirman, ‘Pasti akan mendapat cinta-Ku orang-orang yang mencintai karena Aku, keduanya saling berkunjung karena Aku, dan saling memberli karena Aku’.” (Imam Malik dalam Al-Muwaththa’)
6. Ucapkan selamat saat saudara Anda mendapat kesuksesan
عَنْ
اَنَسٍ بن مالك قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ: مَنْ
لَقِيَ أَجَاهُ بِمَا يُحِبُّ لِيَسُرَّهُ ذَالِكَ سَرَّةُ اللهُ عَزَّ
وَجَلَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Anas bin Malik berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa bertemu saudaranya dengan membawa sesuatu yang dapat menggembirakannya, pasti Allah akan menggembirakannya pada hari kiamat.” (Thabrani dalam Mu’jam Shagir)
Jadilah Anda orang yang paling pertama mengucapkan selamat kala saudara Anda menikah, mendapat anak, menempati rumah baru, pergi haji, naik jabatan, dan lain-lain.
7. Berilah hadiah terutama di waktu-waktu istimewa
عَلَيْكُمْ بِالْهَدَايَا فَإِنَّهَا تُوْرِثُ الْمَوَدَّةَ وَتُذْهِبُ الضَّغَائِنَ
Hadits marfu’ dari Anas bahwa, “Hendaklah kamu saling memberi hadiah, karena hadiah itu dapat
mewariskan rasa cinta dan menghilangkan kekotoran hati.” (Thabrani)
عَنْ عَائِشَةَ: تَهَادَوْا تَحَابُّوْا
Thabrani juga meriwayatkan hadits marfu’ dari Aisyah r.a. bahwa, “Biasakanlah kamu saling memberi hadiah, niscaya kamu akan saling mencintai.”
8. Berilah perhatian dan bantu keperluan Saudara Anda
قَالَ
رَسُوْلُ اللهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ: مَنْ نَفَّسَ عَنْ
مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً
مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ
اللهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا
سَتَرَهُ اللهُ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، وَاللهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ
مَادَامَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ اَخِيْهِ.
Rasulullah saw. bersabda, “Siapa yang melepaskan kesusahan seorang mukmin di dunia niscaya Allah akan melepaskan kesusahannya di akhirat. Siapa yang memudahkan orang yang kesusahan, niscaya Allah akan memudahkan (urusannya) di dunia dan di akhirat. Siapa yang menutupi (aib) seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi (aibnya) di dunia dan di akhirat. Dan Allah selalu menolong hamba-Nya jika hamba tersebut menolong saudaranya.” (Muslim)
Karena itu, jadikan diri Anda orang yang paling dahulu membantu kala saudara Anda membutuhkan
Enam Perusak Ukhuwah
Mengingat kedudukan ukhuwah islamiyah
yang sedemikian penting, maka memeliharanya menjadi sesuatu yang amat
ditekankan.
Disamping harus mengecek kebenaran suatu berita buruk yang
menyangkut saudara kita yang muslim, ada beberapa hal yang harus kita
hindari agar ukhuwah islamiyah bisa tetap terpelihara.
Allah swt
berfirman,
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum
mengolok-olokan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang
diolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokan) dan jangan
pula wanita wanita-wanita mengolok-olokan wanita yang lain (karena)
boleh jadi wanita (yang diperolok-olokan) lebih baik dari wanita (yang
mengolok-olokan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah
kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk
panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang
tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. Hai
orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka,
sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu
mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu
menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu
memakan daging saudaranya yang sudah mati?. Maka tentulah kamu merasa
jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha
Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” [QS Al-Hujurat (49): 11-12]
Dari ayat di atas, ada enam hal yang harus kita hindari agar ukhuwah islamiyah tetap terpelihara:
Pertama,
memperolok-olokan, baik antar individu maupun antar kelompok, baik
dengan kata-kata maupun dengan bahasa isyarat karena hal ini dapat
menimbulkan rasa sakit hati, kemarahan dan permusuhan. Manakala kita
tidak suka diolok-olok, maka janganlah kita memperolok-olok, apalagi
belum tentu orang yang kita olok-olok itu lebih buruk dari diri kita.
Kedua,
mencaci atau menghina orang lain dengan kata-kata yang menyakitkan,
apalagi bila kalimat penghinaan itu bukan sesuatu yang benar. Manusia
yang suka menghina berarti merendahkan orang lain, dan iapun akan jatuh
martabatnya.
Ketiga,
memanggil orang lain dengan panggilan gelar-gelar yang tidak disukai.
Kekurangan secara fisik bukanlah menjadi alasan bagi kita untuk
memanggil orang lain dengan keadaan fisiknya itu. Orang yang pendek
tidak mesti kita panggil si pendek, orang yang badannya gemuk tidak
harus kita panggil dengan si gembrot, begitulah seterusnya karena
panggilan-panggilan seperti itu bukan sesuatu yang menyenangkan.
Memanggil orang dengan gelar sifat yang buruk juga tidak dibolehkan
meskipun sifat itu memang dimilikinya, misalnya karena si A sering
berbohong, maka dipanggillah ia dengan si pembohong, padahal sekarang
sifatnya justru sudah jujur tapi gelar si pembohong tetap melekat pada
dirinya. Karenanya jangan dipanggil seseorang dengan gelar-gelar yang
buruk.
Keempat,
berburuk sangka, ini merupakan sikap yang bermula dari iri hati
(hasad). Akibatnya ia berburuk sangka bila seseorang mendapatkan
kenimatan atau keberhasilan. Sikap seperti harus dicegah karena akan
menimbulkan sikap-sikap buruk lainnya yang bisa merusak ukhuwah
islamiyah.
Kelima,
mencari-cari kesalahan orang lain, hal ini karena memang tidak ada
perlunya bagi kita, mencari kesalahan diri sendiri lebih baik untuk kita
lakukan agar kita bisa memperbaiki diri sendiri.
Keenam,
bergunjing dengan membicarakan keadaan orang lain yang bila ia ketahui
tentu tidak menyukainya, apalagi bila hal itu menyangkut rahasia pribadi
seseorang. Manakala kita mengetahui rahasia orang lain yang ia tidak
suka bila hal itu diketahui orang lain, maka menjadi amanah bagi kita
untuk tidak membicarakannya.
sumber :dakwatuna.com
Profil Wanita Muslimah Ideal
Wahai ukhti muslimah, pernahkah terbersit dalam benakmu sebuah pertanyaan penting: Bagaimanakah karakteristik muslimah ideal itu?
Jawaban dari pertanyaan ini dapat kita temukan diantaranya dari lembaran sejarah generasi unggul, para muslimah alumnus madrasah kenabian: Asma binti Abu Bakar, Fatimah binti Khattab, Sumayyah, Asma binti Umais, Shafiyah binti Abdul Muthalib, Asy-Syifa binti Abdullah, Asma binti Yazid, dlsb.
Madrasah kenabian telah melahirkan generasi unggul dalam hal akhlak, prestasi, dan kemulian. Para alumnusnya terbentuk menjadi manusia-manusia teladan sepanjang zaman, dengan karakternya yang unik.
Baik dari kalangan lelaki, maupun perempuan. Mereka laksana bintang-bintang di angkasa, mengukir dunia dengan keimanan, ketangguhan, sepak terjang, semangat, ilmu, dan pengabdiannya pada kebenaran Islam.
Tentang mereka, Allah SWT berfirman:
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. (QS. Ali Imran, 3: 110).
Orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. At-Taubah, 9: 71).
Diantara sifat dan keteladanan yang ditunjukkan para shahabiyah yang harus kita contoh adalah:
Kesabaran mereka dalam mendukung dakwah
Anda tentu mengetahui Asma binti Abu Bakar[1] yang dijuluki Nabi sebagai dzaatun nithoqoin (sang pemilik dua ikat pinggang), karena ia telah membelah ikat pinggangnya menjadi dua bagian untuk membawa dan menyembunyikan makanan dan minuman yang akan diantarkannya kepada Rasulullah SAW bersama Abu Bakar ke gua pada hari hijrahnya.
Asma pernah merasakan penyiksaan dari musuh Allah, Abu jahl, yang datang kepadanya untuk menanyakan tempat persembunyian ayahnya. Namun Asma memilih tutup mulut, sehingga hal ini membuat Abu Jahl marah, lalu menempelengnya dengan keras hingga anting-anting Asma terlempar dari telinganya.
Selain itu, sejarah mencatat wanita mulia lainnya, Ummu Hakim[2]. Ia rela menempuh perjalanan panjang dengan sedikit bekal, bermaksud menyusul suaminya Ikrimah bin Abu Jahl yang melarikan diri selepas futuh Makkah. Atas kehendak Allah, ia dapat bertemu suaminya yang saat itu sudah sampai di pantai dan bersiap-siap naik kapal. Ummu Hakim mengajak suaminya agar berislam, ia jelaskan kesempurnaan Islam dan keluhuran budi Rasulullah SAW, sehingga tumbuhlah benih-benih kebaikan dalam jiwa Ikrimah.
Anda tahu kisah Ummu Syarik[3]? Sejak iman telah merasuk ke dalam hatinya dan menyadari kewajiban agamanya yang lurus, dia pun mengisi hidupnya untuk menyebarkan dakwah tauhid. Dia memulai dakwahnya dengan mendatangi para wanita Quraisy secara sembunyi-sembunyi. Setelah melakukan dakwah secara bergerilya beberapa lama, penduduk Makkah kemudian menangkapnya dan menyerahkan kepada keluarganya. Ummu Syarik kemudian disiksa oleh keluarganya dengan cara dijemur di bawah terik matahari selama tiga hari dan dipaksa meninggalkan Islam. Dalam kondisi payah, dimana pikiran, pendengaran dan penglihatannya seolah-olah telah hilang, ia hanya bisa menjawabnya dengan isyarat jari ke langit sebagai ungkapan tauhid. Dalam kondisi seperti itu Allah menurunkan karamahnya, tiba-tiba Ummu Syarik melihat ada satu timba yang turun dari langit berisi air sejuk menggelantung di hadapannya hingga ia bisa minum sampai puas dan menyiramkan air itu ke atas kepala, wajah, dan pakaiannya.
Kesabaran menghadapi kesulitan hidup
Sifat dan keteladanan dalam menghadapi kesulitan hidup ditunjukkan Asma binti Abu Bakar yang sabar hidup serba kekurangan bersama suaminya Abdullah bin Zubair. Ia rela membantu pekerjaan suaminya merawat kuda dan memasak. Ia biasa mengangkut kurma di atas kepalanya dari kebun yang jaraknya sejauh 2/3 farsakh dari rumahnya (1 farsakh kurang lebih 8 km).
Memiliki Keterampilan
Wanita-wanita alumnus madrasah kenabian, bukanlah wanita-wanita pasif. Mereka memiliki bidang keahlian atau keterampilan hidup yang sesuai dengan zamannya. Ummu Kultsum[4] memiliki keterampilan kebidanan. Shafiyah binti Abdul Muthalib[5] dikenal sebagai wanita yang pandai bersyair. Ia pun sering terlibat dalam peperangan untuk mengobati pasukan yang terluka bersama muslimah lainnya seperti Asma binti Yazid, Ummu Sulaim, Ummu Haram, dll. Asy-Syifa binti Abdullah adalah wanita yang pandai menulis dan mampu mengajarkannya pada para muslimah-muslimah lain.
Aktif terlibat dalam jihad fi sabilillah
Pada masa Nabi, bukan hanya kaum pria saja yang terjun ke medan jihad. Para wanita pun turut andil di dalamnya sesuai dengan kemampuannya. Shafiyah binti Abdul Muthalib turut serta dalam perang Uhud, Khandaq, dan Khaibar sebagai pengobar semangat dan merawat yang terluka. Bahkan dalam Perang khandaq ia berhasil membunuh seorang Yahudi yang mengintai dan mengancam keselamatan para wanita di Madinah. Hal ini dilakukannya setelah Hasan bin Tsabit merasa enggan melakukannya.
Masih ada lagi sederet daftar nama para wanita muslimah yang terlibat dalam jihad fi sabilillah: Asma binti Yazid terjun di perang Yarmuk dan berhasil membunuh 9 orang tentara Romawi. Ummu Haram binti Milhan[6] turut dalam perang Cyprus dan gugur dalam perjalanan pulang. Ummu Hakim binti Al-Harits terlibat dalam pertempuran di Marjus Shafar dan berhasil membunuh 7 orang tentara Romawi sebelum mati syahid. Ummu Umarah (Nasibah binti Ka’b) turut dalam perang Uhud dan mendapatkan 13 luka. Sedangkan dalam peperangan penumpasan Musailamah Al-Kadzab dan pengikutnya ia mendapatkan 12 luka.
Berilmu
Aktivitas belajar mengajar adalah aktivitas yang juga digemari para shahabiyah. Sehingga mereka menjadi orang-orang yang berilmu.
a. Pada masa-masa awal Islam, Fathimah binti Khatab bersama suaminya Sa’id bin Zaid belajar Al-Qur’an kepada Khabbab bin ‘Arat.
b. Asma binti Yazid adalah shahabiyah yang dikenal rajin menyimak hadits-hadits Nabi dan paling berani bertanya tentang masalah-masalah agama. Ia juga sering dijadikan jubir kaum wanita untuk bertanya pada Nabi. Diantara perkara yang pernah ditanyakannya pada Nabi adalah masalah jihad bagi kaum wanita.
c. Ummu Waraqah[7] adalah penghafal quran yang baik bacaannya. Karena itu ia diangkat Nabi menjadi imam bagi kaum wanita.
d. Asy-Syifa binti Abdullah selain pandai menulis ia pun banyak belajar hadits dan sering diminta pendapat oleh Khalifah Umar bin Khattab dalam berbagai persoalan. Bahkan pada masa kekhalifahan Umar, Asy-Syifa binti Abdullah diangkat menjadi manajer pasar Madinah.
e. Rubayyi binti Muawwidz[8] adalah adalah salah seorang muslimah yang menjadi rujukan para sahabat senior dalam masalah hadits-hadits Nabi.
Berani menuntut keadilan
Sikap dan keteladanan dalam hal ini ditunjukkan Khuwailah binti Tsa’labah yang terkenal dengan kasus dzihar yang menyebabkan turunnya awal surat Al-Mujadilah.
Menjadi partner suami yang baik dalam rumah tangga
Sebelumnya sudah disebutkan, bahwa Asma binti Abu bakar biasa turut membantu pekerjaan rumah tangga: memberi makan kuda, menumbuk kurma, mengambil air, memasak roti, dan mengangkut kurma. Semuanya itu dilakukannnya dengan sabar atas dasar keimanan dan ketaatan pada Allah SWT.
Ummu Sulaim[9] mampu menjadi penyeimbang suaminya, Abu Thalhah, dalam menghadapi musibah. Kisahnya yang terkenal adalah ketika anak mereka yang masih balita, Abu Umair, meninggal dunia karena sakit. Ummu Sulaim menghadapi kematian anaknya dengan sabar dan ridha. Ia kemudian meminta kepada keluarganya untuk tidak memberitahukan terlebih dahulu berita kematian Abu Umair kepada Abu Thalhah yang sangat menyayanginya.
Saat Abu Thalhah pulang dan bertanya keadaan Abu Umair, Ummu Sulaim menjawab: “Dia lebih tenang daripada sebelumnya.”. Abu Thalhah merasa gembira karena mengira anaknya sudah sembuh. Ummu Sulaim kemudian menghidangkan makan malam yang lezat, setelah itu ia bersolek melebihi biasanya dengan memakai pakaian, perhiasan, dan wangi-wangian yang terbaik hingga Abu Thalhah tertarik dan mengajaknya berjima’.
Ummu Sulaim melakukan itu karena tidak ingin melihat suaminya bersedih. Dia ingin agar suaminya tidur nyenyak. Barulah di akhir malam ia bertanya pada suaminya: “Wahai Abu Thalhah, bagaimana pendapatmu bila suatu kaum meminjami sesuatu kepada suatu keluarga, lalu kaum itu meminta kembali pinjamannya.
Bolehkah keluarga tadi menahannya?” Abu Thalhah menjawab: “Tentu saja tidak boleh.”. Ummu Sulaim bertanya lagi: “Apa pendapatmu jika keluarga itu sangat keberatan untuk dimintai mengembalikan pinjaman tersebut setelah mereka keenakan memanfaatkannya.” Abu Thalhah kemudian berkata: “Tidak, menahan separonya pun tentu tidak boleh.” Ummu Sulaim berkata: “Sesungguhnya anakmu adalah titipan Allah dan kini Allah telah mengambilnya, maka relakanlah anakmu.”
Dalam hal ini, Ummu Sulaim telah mengajarkan kepada setiap pasangan hidup, bahwa sebagai suami istri hendaknya mereka saling menopang dan menguatkan dalam menghadapi suka duka kehidupan.
Jangan lupa, menjadi partner yang baik itu bukan hanya dalam hal pekerjaan rumah tangga atau dalam hal menghadapi peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan keluarga. Dalam perkara ‘sepele’ sekali pun, misalnya dalam perkara jima’ (berhubungan intim), kita harus berusaha memposisikan diri menjadi partner yang baik. Hal ini dicontohkan Asma binti Umais yang pandai menyenangkan suami dalam hal menikmati kehidupan seksual, sehingga suaminya, Ali bin Abu Thalib, pernah berkata: “Kalian keliru jika beranggapan bahwa tidak ada perempuan yang syahwatnya bergelora. Tidak ada perempuan yang mempunyai sifat demikian, selain Asma binti Umais.”
Semoga kita dapat meneladani wanita-wanita mulia ini.
Maraji: Nisaau haula rasul karya Mahmud Mahdi Istanbuli dan Musthafa Abu Nashr Asy-Syilbi
[1] Ia dalah putri Abu bakar, kakak dari Aisyah. Ibunda Abdullah bin Zubair ini adalah orang ke 18 yang masuk Islam.
[2] Ia istri Ikrimah bin Abu Jahl. Masuk Islam setelah futuh Makkah. Setelah suaminya syahid dalam perang Yarmuk ia dinikahi Khalid bin Sa’id.
[3] Namanya Ghaziyah binti Jabir bin Hakim, ia adalah istri Abul Akar Ad-Dausi.
[4] Ia anak Ali bin Abu Thalib. Ia dinikahi Umar dan melahirkan 2 anak: Zaid dan Ruqayyah.
[5] Ia adalah bibi Rasulullah.
[6] Ia adalah adik Ummu Sulaim. Ia dinikahi Ubadah bin Shamit. Ia adalah bibi Rasulullah SAW.
[7] Digelari Rasulullah SAW sebagai Syahidah.
[8] Ia termasuk assabiqunal awwalun. Ia ikut baiatu ridwan.
[9] Namanya Rumaisha. Suami pertamanya bernama Malik. Berikutnya ia dinikahi Abu Thalhah dengan syarat masuk Islam. Ada 2 ayat Al-Qur’an yang berkenaan dengan keluarga Ummu Sulaim (3: 92 dan 59: 9).
Sumber : http://www.al-intima.com
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
▼
2013
(187)
-
▼
November
(9)
- Cukuplah Allah yang Menyelesaikan Urusan Kita
- Kita dan Masalah
- Na’am! Kita Ahlus Sunnah wal Jamaah
- INILAH MENGAPA ISLAM MELARANG MENYAMBUNG RAMBUT
- Cerita Penasihat Presiden tentang Permintaan Puter...
- Kisah Keluarga Penghafal Qur'an yang Luar Biasa
- Menag: “Rahmah El Yunusiah Sangat Layak Menjadi Pa...
- Fathimah az-zahra R.ha dan Gilingan Gandum
- 10 Adab Jima’
-
▼
November
(9)

