Friday, May 24, 2013

Buah-Buahan Yang Bermanfaat Tapi Tak Semua Orang Suka

 


Buah-buahan merupakan salah satu produk dari alam selain sayuran dan umbi-umbian yang bermanfaat bagi kesehatan. Buah apa yang sering Anda makan, Ladies?

Kebanyakan orang mengonsumsi buah yang umum ditemui seperti pisang, apel, jeruk, anggur dan sebagainya. Buah-buahan ini memang memiliki rasa yang khas, manis alami dan aroma yang harum. Namun bagaimana dengan buah-buahan sejenis durian, pepaya atau mungkin juga tomat?

Tak banyak orang yang bisa mengonsumsi buah-buahan ini karena berbagai alasan. Well, memang ada buah-buahan yang memiliki aroma dan rasa yang tidak selalu manis. Namun sebenarnya buah-buahan ini banyak manfaatnya, lho. Yuk kita kupas manfaat buah ini satu per satu.

Durian

Durian dikatakan sebagai salah satu buah yang paling bau di dunia. Durian memang merupakan buah-buahan dengan aroma yang cukup menyengat dan tidak semua orang tahan dengan baunya. Namun, buah ini memiliki khasiat yang baik lho bagi kesehatan.

Durian merupakan buah yang memiliki kandungan asam folat dan zat besi sehingga mampu membantu Anda mengatasi anemia. Selain itu juga mengandung kalsium, potasium dan berbagai jenis vitamin B sehingga baik bagi kesehatan tulang dan sendi. Meskipun durian adalah buah yang bau, namun mengonsumsi durian juga bisa membantu mendongkrak nafsu makan lho. Psssttt, buah durian juga bagus bagi Anda yang sedang bersiap-siap berhubungan intim dengan pasangan.

Pepaya

Siapa di antara Anda yang masih tidak doyan mengonsumsi buah pepaya? Buah yang satu ini juga memiliki aroma dan rasa yang khas, oleh karena itu tak semua orang menyukainya. Pepaya adalah salah satu jenis tanaman buah yang banyak manfaat dari bunganya, buahnya hingga daunnya.

Buah pepaya adalah buah yang baik bagi Anda yang sedang menjalankan diet maupun detoksifikasi. Anda bisa mengonsumsi buah pepaya sebagai pengganti sarapan. Bila Anda kurang suka dengan rasa dan aromanya, cukup berikan perasan jeruk nipis agar memberikan rasa manis yang segar.

Buah pepaya memiliki kandungan vitamin C yang melimpah, mampu mendinginkan perut dan melancarkan buang air besar. Enzim papain yang terkandung di dalamnya juga bisa membantu mengatasi diare serta maag. Mengonsumsi buah pepaya dan daunnya, dapat membantu Anda mengatasi jerawat di kulit.

Tomat

Tomat adalah buah segar yang sekaligus bisa menjadi bahan masakan. Buah yang memiliki warna oranye kemerahan ini sudah tak diragukan lagi kemampuannya dalam menangkal radikal bebas. Sayangnya, masih banyak juga nih yang tidak bisa mengonsumsi buah tomat segar dalam bentuk potongan maupun jus karena rasanya yang mungkin aneh bagi sebagian orang.

Ladies, buah tomat mengandung berbagai macam nutrisi seperti kalsium, fosfor, kalium, zat besi, vitamin C, A dan K. Mengonsumsi buah tomat secara rutin menjauhkan Anda dari berbagai penyakit terutama menjauhkan Anda dari berbagai macam penyakit, karena buah berwarna merah semacam tomat diyakini mampu menjadi anti oksidan.

Tips bila Anda tak bisa mengonsumsi tomat, coba campurkan buah tomat dalam jus Anda. Misalnya dengan jambu, apel dan sebagainya. Jus apel, tomat dan wortel dipercaya mampu membantu Anda menjauhkan diri dari potensi kanker lho.

Sumber: Vemale.com

Jangan Terlalu Banyak Makan Kuning Telur

  



Ilmuwan menguraikan kebenaran tentang telur. Benarkah kuning telur itu tak baik bagi kesehatan?

Terlalu banyak memakan kuning telur ternyata hampir sama buruknya dengan efek merokok karena meningkatkan risiko penyakit jantung. Memakan kuning telur bisa membuat plak pada arteri, yaitu atherosclerosis, seperti dilansir laman Daily Mail.

Dr. David Spence melakukan penelitian pada 1.231 orang untuk mengetahui hubungan kuning telur dengan risiko stroke dan serangan jantung. Hasilnya ditemukan bahwa, pecahnya plak menjadi penyebab umum dari serangan jantung dan stroke.

Penelitian menemukan area plak karotid meningkat seiring bertambahnya umur, terutama di atas 40 tahun. Peningkatan plak itu terjadi pada orang berumur lebih muda yang merokok dan mengonsumsi kuning telur secara teratur.

Dr. Spence juga mengatakan, masih harus ada penelitian lanjutan. Namun, dia menekankan konsumsi kuning telur terlalu banyak harus dihindari demi mencegah risiko penyakit jantung.

Nah, Ladies, untuk mencegah hal tersebut baiknya kurangi asupan kuning telur yang terlalu banyak. Setidaknya dalam sehari maksimal dua buah telur yang dikonsumsi. Atau gantikan saja dengan lauk lain sehingga nutrisi yang diserap juga lebih beragam.

 Sumber: Vemale.com

Benarkah Tidak Boleh Makan Buah Saat Perut Kosong?

 



Pernah mendengar pesan nenek yang tidak memperbolehkan Anda makan buah saat perut kosong? Ya, banyak orang berpikir bahwa makan buah saat perut kosong bisa bikin sakit perut. Benarkah demikian?

Buah adalah menu sehat yang kaya berbagai nutrisi dan vitamin penting untuk tubuh. Terdiri dari nutrisi, serat dan air, buah-buahan bisa menjadi pilihan yang sehat sebagai camilan atau dibuat minuman.

Tingginya kandungan gula di dalam buah-buahan, seringkali membuat perut jadi terasa penuh dan menyebabkan gas. Hal ini ternyata disebabkan oleh proses fermentasi yang terjadi setelah makan buah di dalam perut.

Makan buah saat perut kosong itu aman

Para ahli, seperti dikutip dari Shape.com menyatakan bahwa makan buah saat perut kosong itu aman-aman saja kok. Apabila memang perut terasa begah dan banyak gas, ini karena disebabkan proses fermentasi buah di dalam perut. Tidak semua buah akan mengalami proses fermentasi yang sama, umumnya buah yang mengandung asam tinggilah yang memproduksi gas di dalam perut lebih banyak.

Fermentasi sendiri adalah proses penguraian yang melibatkan bakteri di dalam perut. Bakteri tersebut akan tetap bekerja dengan adanya asupan gula yang dikandung buah-buahan. Kemudian, di dalam perut komposisi buah berubah setelah melewati proses fermentasi. Pun demikian, perut yang tinggi kandungan hydrochloric acidnya dapat membuat kondisi perut tetap seimbang.

Kapan boleh makan buah-buahan?

Konon, makan buah dianjurkan dilakukan sebelum makan nasi agar nutrisinya bisa dipetik tubuh dan tidak menjadi racun. Kenyataannya, buah-buahan sendiri tidak hanya mengandung asam, tetapi juga mengandung komposisi yang sama seperti makanan lain. Misalnya saja karbohidrat, protein, lemak dan lain sebagainya. Yang apabila diuraikan, hasilnya akan sama seperti makanan lain.

Anda boleh saja makan buah sebelum makan nasi, dicampur dengan nasi atau sesudah makan nasi. Pernyataan ini didukung oleh Jill Weisenberger, MS, RD, CDE, penulis DIABETES WEIGHT LOSS - WEEK BY WEEK, "jika memang tubuh tidak dapat mencerna buah-buahan sebelum makan nasi, maka tubuh juga tidak akan bisa mencerna sayur-sayuran sebelum makan nasi. Kenyataannya, sayuran memiliki nutrisi yang hampir sama seperti buah-buahan. Apabila diuraikan, sayuran juga punya karbohidrat, protein, lemak, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, tidak masalah apabila Anda memilih makan buah sebelum makan atau sesudah makan."

Yang lebih penting lagi, bukan buah-buahan yang sedang dimakan yang menyebabkan Anda sakit perut. Tetapi, makanan yang mungkin mengandung bakteri jahat, yang menyebabkannya. Perlu diketahui bahwa butuh sekitar 10 jam untuk makanan sampai di usus setelah dicerna di lambung. Sehingga apabila Anda merasa sakit perut mendadak setelah makan sesuatu, Anda patut lebih memperhatikan kehigienisan makanan yang Anda konsumsi.

 Sumber: Vemale.com

Tanda-Tanda Tubuh Kelebihan Kalsium

 


Kalsium adalah mineral yang diperlukan untuk membuat gigi dan tulang menjadi kuat, dan memegang peranan penting dalam kontraksi otot, produksi hormon, dan menjaga otak serta fungsi saraf.

Kisaran normal kalsium dalam tubuh, seperti yang dikutip dari situs Boldsky adalah  9-11 mg/dl. Jika lebih dari itu, maka keseimbangan sistem dalam tubuh akan terganggu.

Kondisi di mana tingkat kalsium darah di atas normal disebut hiperkalsemia. Hiperkalsemia ringan mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda khusus pada tubuh.

Sementara untuk kasus hiperkalsemia sedang hingga tingkat yang parah, tanda-tanda yang terlihat diantaranya adalah mual dan muntah, serta konstipasi.

Tanda lainnya adalah irama jantung yang tidak normal. Peningkatan kadar kalsium yang akut menyebabkan impuls elektrik menjadi abnormal.

Hiperkalsemia yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan batu ginjal. Kristal kalsium fosfat mengendap dalam ginjal yang berakibat pada kerusakan ginjal.

Selain itu, tanda kelebihan kalsium pada tubuh adalah rasa haus berlebihan. Kondisi ini terjadi karena tubuh kehilangan cairan dalam jumlah besar akibat pembentukan urine meningkat. 

Tanda-tanda lain seperti kulit kering dan bibir pecah-pecah juga dapat dilihat pada penderita hiperkalsemia, karena ketidakseimbangan antara asupan air dan yang dikeluarkan. 

Kemudian, kelelahan dan otot lemah. Hal ini umum dialami oleh pasien hiperkalsemia. Kondisi ini terjadi karena penurunan rangsangan saraf dengan peningkatan ion kalsium.

Dalam kondisi terparah, hiperkalsemia dapat menyebabkan koma. Hiperkalsemia berat di atas 15-16 mg/dl dianggap sebagai darurat medis yang akan mengakibatkan koma.

Sumber: Vemale.com

Manfaat Sehat di Balik Segarnya Jeruk Nipis

 


Kandungan flavonoids tertinggi buah jeruk berada di antara kulit dan buahnya yakni pada bagian mesocarp, yang menyerupai spons dan benang berwarna putih. Itulah mengapa bagian ini wajib Anda konsumsi saat Anda mengonsumsi buah jeruk.

Naringenin, adalah salah satu zat aktif yang ada dalam flavonoids yang terkandung dalam seluruh famili jeruk dan tomat. Penelitian menunjukkan bahwa kandungan naringenin tersebut dapat mencegah pertumbuhan tumor dengan cara memperbaiki deoxyribose nucleic acid atau yang akrab disebut dengan DNA .

Sebuah percobaan yang dilakukan pada seekor tikus menunjukkan bahwa kandungan naringenin juga dapat membantu proses pembakaran lemak berlebih dengan cara menstimulasi metabolisme liver . Naringenin juga diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dan menurunkan kolesterol jahat .

Jeruk Nipis

Semua famili citrus memiliki manfaat yang cukup besar bagi kesehatan. Salah satu jenis jeruk yang paling sering dikonsumsi adalah jeruk nipis. Meski tidak banyak yang mengonsumsinya secara langsung karena rasanya yang terlalu asam, sari jeruk nipis memiliki khasiat yang hebat bagi kesehatan, khususnya bagi Anda yang sedang mencari pengobatan herbal. 
                                                                        
Sari jeruk nipis mengandung minyak limonene dan linalool, flavonoid seperti poncirin, hesperidine, rhoifolin dan naringin. Sedangkan jeruk nipis yang sudah matang memiliki kandungan synephrine dan N-methyltyramine, kalsium, fosfor, besi dan vitamin A, B1, dan C.

Sebagai herbal alami, jeruk nipis berkhasiat untuk meredakan batuk, peluruh dahak , peluruh kencing dan keringat, serta membantu proses pencernaan.

Berikut 5 cara mengolah jeruk nipis menjadi obat herbal seperti dilansir kompas.com
  1. Mengatasi Wasir Ambil 10 gr akar pohon jeruk nipis. Cuci bersih lalu rebus dengan air mendidih selama 30 menit dan saring. Minum dalam keadaan hangat tiga kali sehari.
  2. AmandelCuci 3 kulit jeruk nipis. Potong-potong menjadi bagian kecil lalu rebus dengan 2 gelas air mendidih hingga tersisa ¾ nya kemudian saring. Dalam keadaan hangat gunakan air tersebut untuk berkumur, 3-4 kali sehari.
  3. Meredakan Batuk Siapkan segelas air hangat. Peras satu buah jeruk nipis dicampur dengan satu sendok makan madu dan sedikit garam, aduk hingga rata dan saring. Minum 2-3 kali sehari untuk meredakan batuk Anda.
  4. Mencegah Bau BadanPotong satu jeruk nipis berukuran besar menjadi dua bagian. Olesi bagian dalam jeruk dengan kapur sirih. Oleskan di ketiak setelah mandi. Diamkan selama 5 menit lalu bilas.
  5. Meringankan Radang TenggorokanPotong 3 buah jeruk nipis yang sudah masak lalu peras. Seduh sari jeruk nipis dengan air panas. Tambahkan 1 sendok makan madu murni dan aduk rata. Gunakan ramuan ini untuk berkumur selama 2-3 menit saat air dalam keadaan hangat. Ulangi 3 kali sehari. 
Sumber: DuniaFitnes.com
Flower 53